Lahar Dingin Gunung Slamet Ancam Penambang Pasir

Sabtu, 13 Desember 2014 - 09:19 WIB
Lahar Dingin Gunung...
Lahar Dingin Gunung Slamet Ancam Penambang Pasir
A A A
TEGAL - Ancaman banjir lahar dingin Gunung Slamet, mengancam aktivitas kerja penambang pasir, dan batu, di Sungai Gung, Kabupaten Tegal. Namun begitu, para penambang tetap melakukan aktivitasnya.

Berdasarkan pengamatan langsung, mereka tampak menambang pasir di sela-sela bebatuan yang berada di tengah sungai. Kondisi arus sungai yang sepanjang musim kemarau lalu kering, kini sudah tampak deras.

Salah satu penambang Walip (39), warga Karangjambu, Kecamatan Balapulang, mengaku biasanya melakukan penambangan mulai pukul 07.00-15.00 WIB. Sepanjang waktu itu, biasanya Walip mampu mengumpulkan pasir sebanyak 12 kuintal.

"Biasanya setiap hari ada 10 lebih penambang pasir yang mencari pasir dan batu di sini," kata Walip, kepada Sindonews, Sabtu (13/12/2014).

Walip mengaku sudah tahu ada ancaman banjir lahar material Gunung Slamet yang sewaktu-waktu bisa menerjang saat tengah menambang. Meski demikian, aktivitas menambang tetap dijalaninya, karena harus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Takut ya takut, tapi namanya sudah risiko. Walaupun ada ancaman tetap jalan. Kalau di atas terlihat hujan, kita siap-siap saja naik dari sungai," ujarnya.

Walip yang sudah sekitar 20 tahun menambang mengungkapkan, pasir yang dikumpulkan dijual untuk membangun rumah di wilayah Balapulang, hingga Kecamatan Bojong. "Sekali menambang dari pagi sampai sore dapat Rp100.000 kalau sudah dijual ke warga yang mau membangun rumah," kata dia.

Penambang lainnya, Darno (50) mengaku, dirinya sudah mulai melihat material Gunung Slamet yang terbawa arus sungai saat tengah menambang pasir dan batu meski belum terlalu banyak. "Kadang juga sudah banjir. Ada material dari Gunung Slamet yang terbawa," jelasnya.

Kondisi tersebut, menurut Darno, menyulitkan para penambang untuk mengumpulkan pasir dan batu. Meski demikian, aktivitas penambangan tetap berjalan. "Kita waspada saja jika sewaktu-waktu terjadi banjir," terangnya.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Sudrajat meminta warga tidak beraktivitas di aliran sungai yang berhulu ke Gunung Slamet saat memasuki musim hujan. Hal ini karena intensitas hujan yang mulai tinggi di lereng Gunung Slamet dapat membuat material vulkanik terbawa hujan.

"Potensi lahar hujan akan terjadi jika material di puncak terbawa air hujan. Material itu bisa terbawa ke dua sungai yaitu Sungai Gung dan Kalipedes," jelasnya.

Menurut Sudrajat, hingga kini aktivitas Gunung Slamet masih terpantau tinggi. Terlebih status gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa itu masih siaga atau berada di level III.

"Status masih siaga. Aktivitas seismik masih didominasi gempa gempa tremor dan gempa hembusan. Data lain juga menunjukan aktivitasnya masih tinggi," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
19 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
35 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
44 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved