Malas Kerja, Anggota Polres Majalengka Dipecat

Selasa, 09 Desember 2014 - 23:36 WIB
Malas Kerja, Anggota...
Malas Kerja, Anggota Polres Majalengka Dipecat
A A A
MAJALENGKA - Seorang anggota polisi dari Polres Majalengka Bripda YW (27) dipecat secara tidak hormat, karena sering membolos kerja. Keputusan itu diambil dalam sidang kode etik Propam Polres Majalengka.

Wakapolres Majalengka Kompol Handrio Wicaksono mengatakan, YW sering tidak bekerja dengan alasan malu dengan rekan kerjanya, sejak terkena hukuman jual beli sepeda motor, tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan.

"Bripda YW sendiri sebelumnya bekerja di Samapta Polres Sumber Cirebon. Karena kerap mangkir kerja, dia dipindah tugaskan ke Polsek Susukan, dan akhirnya tahun 2010 dipindah lagi ke Polres Majalengka," katanya, Selasa (9/12/2014).

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Polres Majalengka Kompol Ujang Suhanda mengatakan, sebelum melakukan pemecatan pihaknya telah melakukan berbagai pendekatan agar dia semangat untuk bekerja.

"Advokasi terhadap YW terus dilakukan agar bersedia masuk kerja kembali, baik melalui lisan, tulisan, atau motivasi dari pimpinan. Namun hal itu tetap tidak digubris," terangnya.

Menurut dia, pada tahun 2012, atas berbagai pertimbangan karena jarak tempuh dari tempat tinggalnya di Kabupaten Indramayu, YW dialih tugaskan ke Polsek Ligung yang berdekatan dengan Kabupaten Indramayu.

"Tapi hal itu tidak memperbaiki sikapnya, hingga akhirnya terpaksa disidang kode etik untuk diberhentikan dengan tidak hormat," tegasnya.

Sementara YW mengaku, dirinya malu, karena semasa bekerja di Polres Cirebon pernah membeli sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan. Hal itu diketahui pimpinan unit kerjanya, dan dia dikenakan sanksi penempatan khusus tujuh hari.

Sejak kejadian tersebut, dia mulai malas-malasan dan jarang masuk bekerja. Tak hanya itu, yang bersangkutan pun akhirnya bercerai dengan istrinya, namun kemudian menikah lagi dengan perempuan tetangga desanya.

"Kalau masuk kerja sering mendapatkan cemoohan dari rekan kerja. Jadi saya malas untuk bekerja," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Dukung Profesionalisme...
Dukung Profesionalisme Polri, Sahabat Polisi Indonesia Kunjungi Senat Sespimti Polri
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak...
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Tim Advokasi Pertanyakan Profesionalisme Polisi
Rasa Keadilan dan Profesionalisme...
Rasa Keadilan dan Profesionalisme Polri
TNI Kawal Demokrasi...
TNI Kawal Demokrasi Tegaskan Nilai Profesionalisme
Dewan Pers Minta Jurnalis...
Dewan Pers Minta Jurnalis Tingkatkan Profesionalisme
Profesionalisme Birokrasi...
Profesionalisme Birokrasi dalam Pusaran Tahun Politik
Berita Terkini
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
1 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
11 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
12 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
12 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
13 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
13 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved