Pengawasan Lokasi Rawan Bencana di Humbahas Dimaksimalkan

Senin, 01 Desember 2014 - 06:00 WIB
Pengawasan Lokasi Rawan...
Pengawasan Lokasi Rawan Bencana di Humbahas Dimaksimalkan
A A A
DOLOK SANGGUL - Pengawasan terhadap lokasi-lokasi rawan bencana di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, dimaksimalkan. Hal ini mengingat kondisi cuaca di daerah semakin buruk.

Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) meminta seluruh warga waspada, khususnya yang tinggal di daerah-daerah kaki bukit.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Humbahas Osborn Siahaan mengatakan, pihak Pemkab Humbahas telah menyiagakan seluruh aparatur daerah yang memiliki keterkaitan dengan persoalan bencana. Pihak Pemkab Humbahas siap melayani seluruh keluhan masyarakat menyangkut bencana sehingga masyarakat dapat menghubungi aparatur daerah terdekat untuk melaporkan kondisi bencana.

"Karena bencana bisa terjadi kapan saja, namun kita harus waspada sejak dini. Karena itu kita meminta masyarakat juga aktif untuk memberikan informasi bencana," terangnya kepada KORAN SINDO MEDAN di Dolok Sanggul, Minggu (30/11/2014).

Osborn memaparkan bahwa Pemkab Humbahas saat ini telah melakukan perbaikan untuk sejumlah lokasi rawan bencana. Secara bertahap, lokasi tersebut ditargetkan pulih sebelum pertengahan Desember 2014, mengingat tingginya mobilitas dan aktivitas publik selama masa Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.

"Yang pasti, seluruh kecamatan siaga 24 jam serta bersedia menerima informasi apa saja yang berkaitan dengan kebencanaan," katanya.

Salah seorang warga Kecamatan Pakkat, Dian Purba (27), mengatakan bahwa lokasi yang paling rentan mengalami bencana adalah daerah-daerah pinggiran jalan menuju kawasan Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang.

Warga berharap pemerintah memprioritaskan daerah-daerah di kecamatan tersebut, mengingat aktivitas publik di kawasan tersebut juga sangat tinggi.

"Contohnya aktivitas lintas kabupaten seperti ke Tapteng, Sibolga, dan Pakpak Bharat itu melalui jalur kita. Karena itu kita berharap Pemkab prioritaskan daerah kita," ujarnya.
(zik)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
6 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
6 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved