Pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah Sepi Peminat

Jum'at, 28 November 2014 - 13:24 WIB
Pendaftaran Panitia...
Pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah Sepi Peminat
A A A
GUNUNGKIDUL - Panitia Pendaftaran Pengawas Pemilu Kepala Daerah (Panwaslukada) sudah membuka pendaftaran sejak 24 November lalu.

Kendati demikian , minat masyarakat Gunungkidul untuk ikut menjadi anggota lembaga pengawas pilkada di tingkat kabupaten ini kecil. Hingga kemarin, baru ada satu pendaftar dari tiga calon yang dibutuhkan. Padahal di dua kabupaten lain, masing-masing Bantul dan Sleman, sudah banyak masyarakat yang antusias dan mendaftarkan diri.

Ketua Bawaslu DIY Muhammad Najib mengungkapkan, pihaknya masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota lembaga tersebut. Sesuai jadwal, 2 Desember mendatang pendaftaran akan ditutup. “Namun hingga saat ini, untuk Gunungkidul memang baru satu pendaftar saja,” katanya di kantor Panwaslu Gunungkidul, kemarin.

Dijelaskannya, sesuai dengan ketentuan kuota pendaftaran untuk Panwaslukada minimal adalah sembilan orang. Untuk itu, apabila sampai dengan batas waktu tidak terpenuhi, pihaknya akan memperpanjang pendaftaran calon anggota panwas pilkada ini. “Gunungkidul ini memang mengherankan. Karena satu-satunya kabupaten yang peminatnya paling sedikit,” ujarnya.

Muhammad Najib melanjutkan, untuk Kabupaten Bantul, jumlah pendaftar hingga kemarin adalah enam orang. Sedangkan untuk Sleman sebanyak delapan orang. “Kami berharap di sisa waktu ini, masih ada pendaftar,” beber mantan Anggota KPU DIY ini. Diakui Najib, rendahnya partisipasi masyarakat untuk mendaftar sebagai anggota panwas pilkada ini juga menjadi beban berat bagi semuanya.

Intervensi terhadap anggota-anggota panwas cukup tinggi di pilkada, sehingga memang dibutuhkan orang-orang yang benar-benar profesional dan berintegrasi tinggi. “Ukuran kualitas pemilu itu terlihat dari bagaimana menghasilkan pengawas pemilu yang profesional dan berintegritas,” katanya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Divisi Organisasi dan SDM Bagus Sarwono yang juga turut hadir di Wonosari menambahkan, untuk proses seleksi, pihaknya telah menyiapkan tim penguji yang kredibel. Beberapa nama yang masuk dalam daftar tim penguji adalah praktisi media Muhammad Lutfie, akademisi yang terdiri dari Abdul Gafar Karim, Nikmatul Huda, Bambang Eka Cahya, serta Hasrul Halili.

“Kami percaya dengan integritas mereka, sehingga kami jadikan tim penguji,” ucapnya. Para penguji akan melakukan seleksi hingga memunculkan enam nama yang akan masuk tahapan wawancara yang akan dilakukan tim Bawaslu DIY.

Suharjono
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
21 menit yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
2 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
3 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
4 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved