E-KTP Dihentikan, Pemprov DKI Siapkan Versi Lama
Rabu, 26 November 2014 - 11:31 WIB
E-KTP Dihentikan, Pemprov DKI Siapkan Versi Lama
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mengantisipasi soal penghentian KTP elektronik (E-KTP). Karena, Kemendagri memberhentikan sementara proyek tersebut hingga dua bulan ke depan.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya tetap akan mengurus identitas warga Jakarta. Karena, kartu identitas itu penting.
"Kita sudah online kok. Sekarang kamu, gimana mau enggak punya KTP? Kamu ada urusan‎ terus nunggu e-KTP enggak keluar-keluar di Jakarta. Gimana caranya?" kata pria yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota Jakarta, Rabu (26/11/2014).
Dengan menggunakan KTP versi lama, Ahok mengatakan, antisipasi itu untuk kepentingan masyarakat DKI Jakarta yang sewaktu-waktu ingin menggunakan KTP. Bukan karena ingin mendahului atau tidak menunggu sampai e-KTP selesai.
"Ya kita cetakin. Bukan berarti kami mau buat E-KTP sendiri. Cuma untuk yang butuh KTP kami cetakin. Kami tawarin mau nunggu E-KTP dari Kemendagri atau dapat KTP dari versi kami. Karena butuh KTP toh," tuturnya.
Sebelumnya, Mendagri Thjahjo Kumolo memutuskan menghentikan sementara proyek pengadaan e-KTP selama dua bulan. Penghentian dilakukan untuk mengevaluasi keseluruhan program tersebut dengan harapan data yang dihasilkan kelak benarbenar valid.
"Kita stop selama dua bulan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini di Jakarta, Senin 18 November 2014.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya tetap akan mengurus identitas warga Jakarta. Karena, kartu identitas itu penting.
"Kita sudah online kok. Sekarang kamu, gimana mau enggak punya KTP? Kamu ada urusan‎ terus nunggu e-KTP enggak keluar-keluar di Jakarta. Gimana caranya?" kata pria yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota Jakarta, Rabu (26/11/2014).
Dengan menggunakan KTP versi lama, Ahok mengatakan, antisipasi itu untuk kepentingan masyarakat DKI Jakarta yang sewaktu-waktu ingin menggunakan KTP. Bukan karena ingin mendahului atau tidak menunggu sampai e-KTP selesai.
"Ya kita cetakin. Bukan berarti kami mau buat E-KTP sendiri. Cuma untuk yang butuh KTP kami cetakin. Kami tawarin mau nunggu E-KTP dari Kemendagri atau dapat KTP dari versi kami. Karena butuh KTP toh," tuturnya.
Sebelumnya, Mendagri Thjahjo Kumolo memutuskan menghentikan sementara proyek pengadaan e-KTP selama dua bulan. Penghentian dilakukan untuk mengevaluasi keseluruhan program tersebut dengan harapan data yang dihasilkan kelak benarbenar valid.
"Kita stop selama dua bulan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini di Jakarta, Senin 18 November 2014.
(mhd)