Janjikan Bisa Masuk IPDN, Oknum Pejabat Tipu Rp250 Juta

Senin, 24 November 2014 - 13:28 WIB
Janjikan Bisa Masuk...
Janjikan Bisa Masuk IPDN, Oknum Pejabat Tipu Rp250 Juta
A A A
BANDUNG - Yan Maryanto, warga Kampung Pangragajian, Desa Kayu Ambon, Kecamatan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami kerugian hingga Rp250 juta setelah menjadi korban penipuan oknum pejabat.

Pelaku adalah Kepala Bidang Kesbang Linmas Pemkab Sumedang, berinisial IS (44). Modusnya, IS meyakinkan Yan, bisa membantu mempermudah jalan masuk anaknya, sebagai calon Praja di Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN).

"Pelapor menyatakan dirinya sebagai korban penipuan, dengan modus anaknya akan masuk ke IPDN. Dari hasil penyidikan dan penyelidikan, kami menemukan keterlibatan oknum PNS di Kabupaten Sumedang," jelas Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan, di Mapolres Cimahi, Senin (24/11/2014).

Erwin menerangkan, pelaku memulai aksinya pada 21 Desember 2013. Saat itu, pelaku meminta sejumlah uang sebagai pelicin, pada korban, dengan cara mencicil sebanyak empat kali. Tetapi, hingga pengumuman kelulusan tes selesai, nyatanya anak korban tak kunjung berpredikat Praja IPDN.

"Korban empat kali mentransfer ke rekening pelaku di Bank BCA. Masing-masing Rp150 juta transfer ke Bank BCA, dan Rp100 juta dengan cara cash," ungkapnya.

Menurut Erwin, pelaku sempat memiliki itikad baik, karena bersedia mengembalikan uang korban, dengan cara membuat surat pernyataan di atas materai 6.000. Namun hingga waktu yang ditentukan, pelaku tak juga memenuhi janjinya.

"Dia membuat surat pernyataan kalau dia sanggup mengembalikkan uangnya, tapi sampai empat kali buat pernyataan tidak kembali juga uangnya," ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 372 KUH-Pidana tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Erwin menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Diduga, korban IS lebih dari satu orang. Karenanya, Erwin mengimbau, bagi masyarakat yang merasa menjadi korban dengan modus sejenis, segera melapor ke kepolisian terdekat.
(sms)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
26 menit yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
8 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
10 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
10 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
12 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
12 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved