Mahasiswa USU Sulap Tumbuhan Jadi Aki

Rabu, 19 November 2014 - 13:11 WIB
Mahasiswa USU Sulap...
Mahasiswa USU Sulap Tumbuhan Jadi Aki
A A A
MEDAN - Jika biasanya larutan asam sulfat terbuat dari bahan kimia yang cenderung berbahaya, mahasiswa Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) menciptakan air aki yang lebih ramah lingkungan, yakni tumbuhan belimbing tanah.

Belimbing tanah (Tacca cristata) merupakan tumbuhan semak yang banyak dijumpai di area tropis yang tingginya mencapai 0,5 meter dengan buah mirip belimbing, namun bentuknya kecil dan rasanya asam. Tim periset penemuan itu adalah Cathy Winata br Sibagariang, Devi Larasati, dan Fatur. Ketiganya merupakan mahasiswa ekstensi. Pemilihan bahan organik dan efisiensi menjadi pokok riset mereka.

“Kami mengkaji larutan seperti aki dari belimbing tanah. Kalau asam sulfat dari zat kimia, kami menggantinya ke bahan yang lebih organik,” ujar Devi Larasati kepada KORAN SINDO MEDAN, kemarin Mereka sengaja memilih belimbing tanah lantaran seluruh bagian dari tumbuhan tersebut bisa diekstrak, mulai dari akar, batang, daun, hingga buah. “Tidak perlu biaya, di mana-mana bisa didapat. Kalau dari yang lain, harus beli lagi, kan butuh uang. Apalagi kami biaya sendiri melakukan penelitian ini,” katanya.

Devi menjelaskan, belimbing asam memiliki kandungan asam oksalat, yang merupakan asam lemah paling kuat. Dasar pembuatannya tidak sulit, hanya mengekstrak belimbing tanah tersebut menjadi larutan yang akhirnya menggantikan larutan asam sulfat. “Tapi tentunya dengan filtrasi larutan tersebut hingga maksimal. Memang saat ini fungsinya belum seefisien asam sulfat, tapi akan ada pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Cathy menambahkan, jika enam cell baterai aki pada umumnya bisa menghasilkan 12 volt, satu cell dengan larutan belimbing tanah yang belum mereka namai itu menghasilkan 0,4 volt, sehingga keenam cell baterai basah baru menghasilkan 2,4 volt. “Pengolahan masih belum maksimal, masih banyak cara yang akan kami coba. Seperti filtrasi juga masih akan dilakukan beberapa kali, hingga berada pada filtrasi jenuh,” ujar Cathy.

Air baterai berbahan belimbing tanah tersebut saat ini masih berfungsi sebagai pengontrol solar cell. Namun ke depan, mereka menargetkan akan mengekstrak larutan itu. Sayang, sebagai mahasiswa, riset yang mereka lakukan ini masih terkendala dana. Dengan menggunakan N-heksan, mereka harus merogoh kocek dalam- dalam lantaran satu mililiter (ml) berharga Rp1.300.

“Untuk N-heksan bisa satu liter kami gunakan. Bisa saja kami ekstraksi dengan menggunakan bahan lain, tapi penelitiannya lagi-lagi terbentur pendanaan. Tapi kami terus cari yang sehemat mungkin, dana yang minim itu kami maksimalkan, terus kalau memang terbentur juga, kami cari lain,” kata Fatur.

Ke depan, tim ini akan membuat larutan tersebut tahan lebih lama dibanding asam sulfat. Namun, apa nama bahannya, mereka enggan membeberkan. Tapi ketiga mahasiswa itu berharap riset-riset yang dilakukan mahasiswa seperti mereka mendapatkan perhatian pemerintah.

“Kami berharap Dikti melihat apa yang kami lakukan. Riset ini harapannya bisa dipergunakan untuk kepentingan bangsa, dan banyak rekan-rekan lainnya yang melakukan hal seperti ini tapi belum mendapat perhatian dari pemerintah,” kata Devi.

Syukri amal
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
29 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
40 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved