Makassar Lumpuh, Demo BBM Berlanjut Hingga Malam
Selasa, 18 November 2014 - 22:07 WIB
Makassar Lumpuh, Demo BBM Berlanjut Hingga Malam
A
A
A
MAKASSAR - Bentrok antara warga di sekitar Jalan Sultan Alauddin Makassar dan pengunjuk rasa yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, berlangsung hingga malam hari.
Bentrok tersebut dipicu oleh kekesalan warga yang merasa terganggu oleh aksi unjuk rasa mahasiswa yang diwarnai dengan membakar ban bekas dan memblokir ruas Jalan Sultan Alauddin, sehingga ruas jalan tersebut lumpuh total.
"Tadi sore itu mulainya kak, sekitar jam 17.00 WITA, dia tutup jalanan," ujar seorang warga yang mengaku bernama Peppi, Selasa (18/11/2014).
Dari pantauan lapangan, sekira pukul 21.30 WITA, ruas Jalan Sultan Alauddin yang menuju ke arah barat atau menuju Jalan AP
Pettarani masih lumpuh total, karena kerumunan warga yang berjaga di depan kampus UIN Alauddin memenuhi ruas jalan.
Sedangkan ruas Jalan Sultan Alauddin yang menuju ke arah timur atau ke arah Kabupaten Gowa, sudah mulai dilewati oleh pengguna jalan, meskipun masih lengang.
Sisa bentrokan dapat terlihat dari pecahan batako dan batu yang berserakan di jalanan. Para pengguna jalan pun harus berhati-hati melintasi ruas Jalan Sultan Alauddin.
Sebelumnya, sekira pukul 19.30 WITA, warga dan aparat kepolisian mencoba membuka blokir jalan dan memukul mundur pengunjuk rasa. Meski berhasil, dan pengunjuk rasa hingga masuk ke dalam kampus UIN Alauddin, namun terus melakukan perlawanan.
Bentrok tersebut dipicu oleh kekesalan warga yang merasa terganggu oleh aksi unjuk rasa mahasiswa yang diwarnai dengan membakar ban bekas dan memblokir ruas Jalan Sultan Alauddin, sehingga ruas jalan tersebut lumpuh total.
"Tadi sore itu mulainya kak, sekitar jam 17.00 WITA, dia tutup jalanan," ujar seorang warga yang mengaku bernama Peppi, Selasa (18/11/2014).
Dari pantauan lapangan, sekira pukul 21.30 WITA, ruas Jalan Sultan Alauddin yang menuju ke arah barat atau menuju Jalan AP
Pettarani masih lumpuh total, karena kerumunan warga yang berjaga di depan kampus UIN Alauddin memenuhi ruas jalan.
Sedangkan ruas Jalan Sultan Alauddin yang menuju ke arah timur atau ke arah Kabupaten Gowa, sudah mulai dilewati oleh pengguna jalan, meskipun masih lengang.
Sisa bentrokan dapat terlihat dari pecahan batako dan batu yang berserakan di jalanan. Para pengguna jalan pun harus berhati-hati melintasi ruas Jalan Sultan Alauddin.
Sebelumnya, sekira pukul 19.30 WITA, warga dan aparat kepolisian mencoba membuka blokir jalan dan memukul mundur pengunjuk rasa. Meski berhasil, dan pengunjuk rasa hingga masuk ke dalam kampus UIN Alauddin, namun terus melakukan perlawanan.
(san)