BBM Naik, Demonstran Cari Legislator KIH
Selasa, 18 November 2014 - 14:56 WIB
BBM Naik, Demonstran Cari Legislator KIH
A
A
A
YOGYAKARTA - Mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia (UII) melakukan demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Di Gedung DPRD DIY, mereka mencari legislator dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Awalnya, mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI ) itu turun ke jalan dari Taman Parkir Abu Bakar Ali, Jalan Malioboro, hingga Perempatan Titik Nol Kota Yogyakarta. Mereka juga mendatangi Gedung DPRD DIY yang berada di Jalan Malioboro.
Sesampainya di lobi DPRD DIY, mereka mencari legislator dari KIH (PDI Perjuangan, PKB, Nasdem) untuk meminta penjelasan kenaikan harga BBM.
Sayangnya, tak satu pun anggota Dewan dari KIH menemui demonstran. Beragam sindiran lalu ditujukan pada anggota Dewan, khususnya dari KIH.
"Anggota Dewan tidak ada di kantor, ini menandakan legislator tidak sesuai aspirasi rakyat," celoteh salah satu orator saat beraksi di DPRD DIY, Selasa (18/11/2014).
"Kita mahasiswa saja harus ada absensi 75 persen untuk ikuti ujian. Anggota Dewan kenapa tidak ada di kantor," sentilnya.
Mereka sempat ditemui Wakil Ketua DPRD DIY Dharma Setiawan (Fraksi Partai Gerindra) dan Zuhrip Hudaya dari PKS. Namun, para demonstran tetap tidak puas karena legislator dari KIH tidak menemui mereka.
"Saya akan sampaikan ke Ketua Komisi VII DPR RI. Kita di daerah tidak bisa berbuat banyak mengenai kebijakan kenaikan harga BBM ini," kata Dharma Setiawan.
Awalnya, mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI ) itu turun ke jalan dari Taman Parkir Abu Bakar Ali, Jalan Malioboro, hingga Perempatan Titik Nol Kota Yogyakarta. Mereka juga mendatangi Gedung DPRD DIY yang berada di Jalan Malioboro.
Sesampainya di lobi DPRD DIY, mereka mencari legislator dari KIH (PDI Perjuangan, PKB, Nasdem) untuk meminta penjelasan kenaikan harga BBM.
Sayangnya, tak satu pun anggota Dewan dari KIH menemui demonstran. Beragam sindiran lalu ditujukan pada anggota Dewan, khususnya dari KIH.
"Anggota Dewan tidak ada di kantor, ini menandakan legislator tidak sesuai aspirasi rakyat," celoteh salah satu orator saat beraksi di DPRD DIY, Selasa (18/11/2014).
"Kita mahasiswa saja harus ada absensi 75 persen untuk ikuti ujian. Anggota Dewan kenapa tidak ada di kantor," sentilnya.
Mereka sempat ditemui Wakil Ketua DPRD DIY Dharma Setiawan (Fraksi Partai Gerindra) dan Zuhrip Hudaya dari PKS. Namun, para demonstran tetap tidak puas karena legislator dari KIH tidak menemui mereka.
"Saya akan sampaikan ke Ketua Komisi VII DPR RI. Kita di daerah tidak bisa berbuat banyak mengenai kebijakan kenaikan harga BBM ini," kata Dharma Setiawan.
(zik)