Jadi Aib Keluarga, Alasan Gadis Tuna Wicara Dibuang

Senin, 17 November 2014 - 16:17 WIB
Jadi Aib Keluarga, Alasan...
Jadi Aib Keluarga, Alasan Gadis Tuna Wicara Dibuang
A A A
GARUT - Tian (19), perempuan cantik yang dibuang oleh keluarganya merupakan korban tindak pemerkosaan. Pihak keluarganya membuang perempuan muda saat perutnya makin membuncit.

Kini, Tian ditampung di rumah Deden (44), salah satu warga Kampung Ciseureuh, RT 03/15, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Garut, Jawa Barat. Deden mengatakan, Tian merupakan korban pemerkosaan.

“Katanya dia diperkosa. Tidak tanggung-tanggung, Tian mengaku diperkosa oleh dua orang sekaligus. Tapi kami tidak tahu persis bagaimana detail peristiwanya seperti apa. Info ini kami peroleh dari Tian sendiri, dengan cara berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat,” kata Deden, di rumahnya, Senin (17/11/2014).

Kini, kondisi kandungannya diperkirakan antara berusia 6-7 bulan. Tian setidaknya telah 10 hari berada di rumah Deden, yaitu sejak ditinggal ibunya, saat mereka datang ke rumah pada pagi hari.

“Kesulitan kami untuk menggali informasi darinya itu adalah karena Tian ternyata selain tidak bisa bicara, juga tidak bisa membaca atau menulis. Dia hanya bisa berkomunikasi dengan isyarat tangan dan gerak tubuh,” terangnya.

Deden dan keluarganya mengaku siap menampung berikut menanggung segala kebutuhan Tian, hingga proses persalinannya. Namun mereka bingung, karena dia dan keluarganya tidak memiliki surat kuasa terhadap Tian.

“Bisa saja nanti ketika proses melahirkan akan dibutuhkan beberapa persyaratan untuk administrasi mengenai siapa ayahnya, di mana dia tinggal, dan bagaimana nanti status hukum anak yang dilahirkannya karena harus tercantum dalam akta kelahiran. Namun kalau tidak ada, mau bagaimana lagi. Kami akan tetap menolongnya demi alasan kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ating (48), Ketua RT 03 Kampung Ciseureuh, mengaku sudah banyak berkomunikasi dengan Tian yang menderita tuna wicara sejak lahir tersebut.

“Kami menduga perempuan malang ini sengaja dibuang oleh ibunya sendiri akibat malu. Kondisinya yang hamil membuat malu keluarga. Istilahnya aib keluarga. Makanya mungkin Tian dibuang,” ucapnya.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
1 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
2 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
10 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
13 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
14 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved