Atasi Kemacetan, Pemerintah Harus Buat Kebijakan Ekstrem

Minggu, 16 November 2014 - 21:32 WIB
Atasi Kemacetan, Pemerintah...
Atasi Kemacetan, Pemerintah Harus Buat Kebijakan Ekstrem
A A A
JAKARTA - Pemerintah harus berani membuat kebijakan tidak populer dan ekstrem untuk mengatasi persoalan kemacetan di Ibu Kota.

Ketua Fakta Azas Tigor Nainggolan menegaskan, mengatasi kemacetan memang diperlukan kebijakan yang tidak populer dan ekstrem.

Seandainya kebijakan ini berhasil mengatasi kemacetan maka semestinya dilanjutkan. Namun, pemerintah mesti berani menjadi tidak populer di mata masyarakat.

"Sebenarnya, pendekatan seperti ini memang bukan penyelesaian menyeluruh, hanya memindahkan kemacetan ke titik lain," katanya saat dihubungi Sindonews, Minggu (16/11/2014).

Dia mencontohkan, untuk kemacetan di jalan tol itu bisa diatasi dengan menaikkan tarif tol dalam kota Jakarta untuk kendaraan pribadi menjadi Rp20.000 misalnya.

Sehingga hal tersebut bisa mengurangi pemakai jalan tol guna menekan kepadatan di jalan tersebut.

Menurutnya, kemacetan di Jakarta itu sudah sangat parah. Sehingga, salah satunya memang harus mengeluarkan kebijakan yang strategis atau kebijakan yang radikal dalam memecahkan masalah kemacetan.

"Sudah enggak bisa lagi hanya didekati dengan cara-cara lokalistik dalam penyelesaiannya," ucapnya.

Azaz menambahkan, yang utama adalah bagaimana dari Dishub DKI untuk segera meningkatkan layanan angkutan umum dan Transjakarta.

Jangan hanya asyik bikin trayek angkutan umum baru seperti APTB saja. Lakukan segera penambahan armada Transjakarta, revitalisasi atau peremajaan bus sedang.

Dia juga menekankan dengan rencana ERP dan manajemen parkir baru dengan tarif mahal sistem zona yang belum juga terlaksana.
Dia yakin, jika memang sudah ada yang dijalankan bisa mengurangi kemacetan yang cukup signifikan.
(whb)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
27 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved