Pelantikan Ahok Akan Dikawal 13.000 Polisi
Jum'at, 14 November 2014 - 16:15 WIB
Pelantikan Ahok Akan Dikawal 13.000 Polisi
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyiapkan 13.000 personel polisi untuk mengamankan pelantikan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihaknya menyiapkan 13.000 personel untuk mengamankan pelantikan gubernur DKI Jakarta pada 18 November 2014 mendatang.
Pelantikan yang akan dilaksanakan di Gedung DPRD DKI Jakarta tersebut menggunakan pengamanan berlapis.
"Kami siapkan beberapa lapisan pengamanan, seperti ring 1 diisi para pejabat teras dan anggota DPRD, ring dua wartawan, dan tamu undangan dan selanjutnya pengunjung," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/11/2014).
Mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa penolakan dari beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) pihaknya juga telah menyiapkan kendaraan lapis baja serta barakuda.
"Semua persiapan lengkap sudah dilakukan, termasuk kendaraan water cannon dan kendaraan lapis baja," ujarnya.
Dia meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa meredam emosi sehingga tidak akan ada aksi demonstrasi yang mengarah ke anarkisme.
"Seandainya memang ada tindakan yang tidak diinginkan tentunya kami akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang ada," tegasnya. Dalam melakukan pengaman ini, pihaknya melibatkan TNI.
Selain itu, untuk memantapkan koordinasi antara TNI dan Polri pada Senin 17 November 2014 mendatang akan dilakukan upacara bersama di lapangan Lalulintas Polda Metro Jaya.
Dalam upacara gabungan ini akan dipimpin oleh Pangdam Jaya sebagai pemimpin upacara. Nantinya, upacara tersebut juga akan dilakukan inspeksi terakhir terkait kesiapan pengamanan pelantikan gubernur dan antisipasi bencana Banjir di Ibukota.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihaknya menyiapkan 13.000 personel untuk mengamankan pelantikan gubernur DKI Jakarta pada 18 November 2014 mendatang.
Pelantikan yang akan dilaksanakan di Gedung DPRD DKI Jakarta tersebut menggunakan pengamanan berlapis.
"Kami siapkan beberapa lapisan pengamanan, seperti ring 1 diisi para pejabat teras dan anggota DPRD, ring dua wartawan, dan tamu undangan dan selanjutnya pengunjung," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/11/2014).
Mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa penolakan dari beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) pihaknya juga telah menyiapkan kendaraan lapis baja serta barakuda.
"Semua persiapan lengkap sudah dilakukan, termasuk kendaraan water cannon dan kendaraan lapis baja," ujarnya.
Dia meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa meredam emosi sehingga tidak akan ada aksi demonstrasi yang mengarah ke anarkisme.
"Seandainya memang ada tindakan yang tidak diinginkan tentunya kami akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang ada," tegasnya. Dalam melakukan pengaman ini, pihaknya melibatkan TNI.
Selain itu, untuk memantapkan koordinasi antara TNI dan Polri pada Senin 17 November 2014 mendatang akan dilakukan upacara bersama di lapangan Lalulintas Polda Metro Jaya.
Dalam upacara gabungan ini akan dipimpin oleh Pangdam Jaya sebagai pemimpin upacara. Nantinya, upacara tersebut juga akan dilakukan inspeksi terakhir terkait kesiapan pengamanan pelantikan gubernur dan antisipasi bencana Banjir di Ibukota.
(ysw)