KMP DKI Tolak Ahok Jadi Gubernur

Jum'at, 14 November 2014 - 08:17 WIB
KMP DKI Tolak Ahok Jadi...
KMP DKI Tolak Ahok Jadi Gubernur
A A A
JAKARTA - Sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) menolak pelantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubernur definitif.

Dalam rapat pimpinan gabungan di DPRD DKI Jakarta, Kamis 13 November kemarin, perwakilan fraksi dan wakil DPRD yang tergabung di KMP seperti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Partai Demokrat.

Wakil Ketua DPRD Triwisaksana mengatakan, dalam polemik pengusulan Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta terdapat dua dimensi, yakni politik dan hukum. Akan tetapi persoalan paling dominan lebih pada ranah politik.

”Dulu pernah dikatakan pimpinan DPRD akan berkonsultasi secara bersama-sama ke Kemendagri dan Mahkamah Agung (MA) untuk menentukan dasar hukum Ahok. Tapi hal itu tidak dilakukan secara bersama-sama,” ujar pria yang biasa disapa Sani itu kepada wartawan kemarin.

Keberatan lain yang disampaikan oleh fraksi yang tergabung di KMP yakni etika dan sikap arogan Ahok memimpin Jakarta.

Perwakilan Fraksi Partai Demokrat Achmad Nawawi menuturkan, cara kepemimpinannya itu memicu polemik terlalu panjang, seperti akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Pencabutan itu membuat kesempatan bersekolah anak-anak Jakarta jadi berkurang. Terutama anak yang dari keluarga miskin.

”Lebih baik Ahok mengundurkan diri dari sekarang. Bila tetap memimpin Jakarta akan terus memicu polemik,” ungkap Achmad Nawawi.

Di pihak lain, Ketua Fraksi NasDem Bestari Barus mengatakan penolakan dari anggota dewan sangat tidak berdasar.

Dia berharap Ahok segera diumumkan jadi gubernur defenitif dan dilantik oleh Presiden melalui Mendagri.

Desakan ini agar DPRD DKI Jakarta dapat melanjutkan pekerjaannya yang hingga kini belum sempat dikerjakan.

Di antaranya pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD), pembahasan Kebijakan Umum Alokasi Platform Penggunaan Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2015, pembahasan rancangan peraturan daerah dan lain sebagainya.

”Kapan lagi kita (DPRD) ini bekerja. Jangan terjebak dengan polemik soal Ahok,” ucapnya.
(ysw,ars)
Berita Terkait
Pencarian 11 Korban...
Pencarian 11 Korban KMP Yunice di Hari Ketiga
Tiba di Pelabuhan Gilimanuk,...
Tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Penumpang Selamat KMP Yunice Jalani Ritual
Kecelakaan Kapal di...
Kecelakaan Kapal di Merak, KMP Wira Berlian Tabrak KMP Musthika Kencana
Pencarian Korban Tenggelamnya...
Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Yunicee
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Siap Bayarkan Santunan Korban Tenggelamnya KMP Yunicee
Jenazah Tukang Pijat...
Jenazah Tukang Pijat KMP Yunicee Ditemukan
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
44 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
10 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved