Buruh Ibu Kota Ingin UMP Setara dengan Bekasi
Jum'at, 14 November 2014 - 03:49 WIB
Buruh Ibu Kota Ingin UMP Setara dengan Bekasi
A
A
A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta agar UMP 2015 DKI Jakarta setara dengan Bekasi sebesar Rp2,9 juta.
Sekjen KSPI Muhammad Rusdy menuding Dewan Pengupahan dari unsur pemerintah menghitung KHL dengan menghilangkan inflasi.
Tak itu, Disnaketrans pun diduga melakukan penyimpangan dalam mengkonversi komponen KHL.
"Di Bekasi UMP diusulkan Rp2.954.000. Harapan kita setara dengan Bekasi. Mestinya UMP di DKI Jakarta itu setara dengan Bangkok Rp3,3 juta," ujar Rusdy.
Rusdy tidak dapat menjamin tindakan dari kalangan buruh, yang kecewa dengan putusan tersebut.
Jika para buruh sudah kecewa, akan mewacanakan tutup tol, pelabuhan, dan di pabrik akan mogok kerja nasional.
Saat disinggung jika opsi yang dipilih oleh Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama adalah Rp 2,6 juta. Rusdi mengatakan, buruh akan sangat kecewa.
"Sangat kecewa sekali. Masa Jakarta di bawah Bekasi enggak mungkin, harus lebih tinggi dari wilayah penyangga, lebih bijaksana," ucapnya.
Sekjen KSPI Muhammad Rusdy menuding Dewan Pengupahan dari unsur pemerintah menghitung KHL dengan menghilangkan inflasi.
Tak itu, Disnaketrans pun diduga melakukan penyimpangan dalam mengkonversi komponen KHL.
"Di Bekasi UMP diusulkan Rp2.954.000. Harapan kita setara dengan Bekasi. Mestinya UMP di DKI Jakarta itu setara dengan Bangkok Rp3,3 juta," ujar Rusdy.
Rusdy tidak dapat menjamin tindakan dari kalangan buruh, yang kecewa dengan putusan tersebut.
Jika para buruh sudah kecewa, akan mewacanakan tutup tol, pelabuhan, dan di pabrik akan mogok kerja nasional.
Saat disinggung jika opsi yang dipilih oleh Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama adalah Rp 2,6 juta. Rusdi mengatakan, buruh akan sangat kecewa.
"Sangat kecewa sekali. Masa Jakarta di bawah Bekasi enggak mungkin, harus lebih tinggi dari wilayah penyangga, lebih bijaksana," ucapnya.
(whb)