UBL Sosialisasi Program Beasiswa di Papua

Kamis, 13 November 2014 - 13:45 WIB
UBL Sosialisasi Program...
UBL Sosialisasi Program Beasiswa di Papua
A A A
PAPUA - Kabar gembira datang dari dunia pendidikan. Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta membuka kembali program beasiswa bagi para pelajar berprestasi di daerah, untuk tahun 2015.

Sosialisasi program beasiswa dimulai dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Budi Luhur Prof Ir Suryo Hapsoro Tri Utomo, dan Ketua BPH Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro.

"Program beasiswa Nusantara ini menghidupkan harapan putra putri daerah yang memiliki potensi akademik yang baik untuk dapat menempuh pendidikan sampai ke jenjang pendidikan tinggi di UBL," katanya, kepada wartawan, Kamis (13/11/2014).

Dia menambahkan, setelah mengikuti pendidikan di UBL, diharapkan para mahasiswa itu dapat ikut berperan serta dalam pembangunan di daerah tempat mereka berasal, dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

Sementara itu, Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro mengatakan, program beasiswa Nusantara 2015 merupakan bentuk tanggung jawab sosial UBL dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memajukan dunia pendidikan.

"Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memajukan dunia pendidikan, serta membentuk generasi yang cerdas dan berbudi luhur," terangnya.

Terpisah, Bupati Fakfak Drs Mohammad Uswana yang hadir dalam sosialisasi beasiswa itu mengaku senang dengan program beasiswa UBL yang memberikan kesempatan kepada pelajar di Papua, untuk kuliah di Jakarta.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Universitas Budi Luhur, serta Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti yang telah berinisiatif memberikan beasiswa kepada putra-putri Fakfak untuk berkuliah di Universitas Budi Luhur Jakarta," tukasnya.

Program Beasiswa Nusantara UBL diberikan kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik yang baik dari berbagai daerah di Indonesia. Sesuai jadwal, pelaksanaan tes diadakan pada Juli 2015, dan diumumkan pada Agustus 2015.

Mereka yang lulus akan diberikan 100% biaya pendidikan jenjang tingkat sarjana (termasuk skripsi & wisuda) jika dapat mempertahankan IPK minimal 3.0 setiap semesternya. Setelah lulus, Pihak UBL tidak menerapkan ikatan dinas.

Program Beasiswa Nusantara UBL dimulai sejak tahun 2004, di Aceh, tahun 2005 di Nusa Tenggara Timur (NTT), tahun 2006 di Kalimantan dan Pemalang, serta tahun 2007 di Sulawesi Selatan.

Pada tahun 2008, program beasiswa dilaksanakan di Jogyakarta, tahun 2009 di Papua, tahun 2011 di Sumatera Utara, tahun 2012 di Kepulauan Riau, Ngawi dan Nias, tahun 2013 di Klaten, Jawa Tengah, dan tahun 2014 di Manado, Karo, dan Kediri.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
30 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved