RI Mampu Berjaya di MEA 2015

Minggu, 09 November 2014 - 13:14 WIB
RI Mampu Berjaya di...
RI Mampu Berjaya di MEA 2015
A A A
SEMARANG - Indonesia memiliki banyak keunggulan yang mampu ditonjolkan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Karena itu, Indonesia diyakini mampu berjaya dalam persaingan di antara negara-negara ASEAN.

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, banyak potensi dan keunggulan Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain di ASEAN, khususnya di bidang pertanian, pertambangan, dan hasil hutan. Dengan keunggulan yang tidak dimiliki bangsa lain itu, Indonesia mampu menjadi pemain utama dalam persaingan MEA 2015 mendatang.

”Kita harus optimistis untuk berjaya di MEA 2015. Selain pangsa pasar kita yang besar, Indonesia memiliki SDM yang melimpah di banding negara ASEAN lain,” katanya saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Semarang (Unnes) kemarin. Karena itu, persiapan sejak dini harus dioptimalkan termasuk peran daerah.

DPD pun mendorong daerah sesegera mungkin mengidentifikasi apa saja produk dan jasa yang dapat diangkat dalam kompetisi MEA 2015 nanti. Dengan begitu, masing-masing daerah dapat merasakan manfaatnya. Irman menegaskan, MEA 2015 menjadi peluang sekaligus tantangan bagi bangsa Indonesia. Meski banyak negara yang tidak siap menghadapi ajang tersebut, persiapan dan potensi yang dimiliki di Indonesia mampu memberikan kontribusi terbaik.

”MEA 2015 merupakan sebuah keniscayaan, kita tidak boleh mundur dan harus siap menghadapinya. KamiselakuDPDjuga akan terus mendorong berbagai kebijakan yang diambil pemerintah terutama di bidang infrastrukturagarmampumembantu daerah menghadapi MEA 2015,” serunya.

Sekjen DPD Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan, peran perguruan tinggi dan juga mahasiswa sangat penting menghadapi MEA 2015. Berbagai persiapan serta kajian juga harus selalu digelar agar mampu merumuskan berbagai hal yang dapat membantu perkembangan daerah.

”Sehingga nantinya barang dan jasa yang memiliki keunggulan terus dikembangkan untuk bertarung dalam MEA 2015,” ujarnya. Di tempat terpisah, Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, persaingan MEA 2015 harus ditanggapi dengan cermat.

Pemerintah harus benar-benar siap menghadapi persaingan global agar nantinya tidak menjadi bumerang bagi Indonesia. Persaingantersebutjustruharus dimaknai sebagai peluang. ”Impor barang harus dibarengi ekspor agar dalam 2015 nanti Indonesia tidak gagap,” katanya.

Andika prabowo/Amin fauzi
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved