Lagi, Pedagang Desak Risma Ambil Alih Pasar Turi

Sabtu, 08 November 2014 - 02:02 WIB
Lagi, Pedagang Desak...
Lagi, Pedagang Desak Risma Ambil Alih Pasar Turi
A A A
SURABAYA - Ratusan pedagang Pasar Turi, Surabaya, kembali mendesak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini segera mengambil alih pembangunan sekaligus pengelolaan pasar berlantai sembilan tersebut.

Desakan ini dilakukan karena pedagang merasa sering diperas dengan dalih pungutan-pungutan yang tidak jelas.

Salah satu pedagang yang juga ketua Kelompok Pedagang (Kompag) Pasar Turi, H Syukur meminta Risma, panggilan Tri Rismaharini, untuk tidak lagi berkompromi dengan investor Pasar Turi, yakni PT Gala Bumi Perkasa.

Sebab, saat ini pemkot bisa disebut sudah berkompromi dengan investor lantaran tidak segera mengambil alih pembangunan sekaligus pengelolaan Pasar Turi. Padahal, dalam surat perjanjian sudah jelas menyebutkan, investor diberi waktu selama 24 bulan untuk bisa menuntaskan pembangunan.

Sedangkan, 24 bulan pembangunan itu berakhir pada 14 Februari lalu. “ Kami minta bu Risma tidak kompromi lagi. Kami sudah diperas mati-matian oleh investor. Pasar Turi harus diambil alih bu Risma,” kata Syukur di Graha Sawunggaling, Pemkot Surabaya, Jumat (7/11/2014).

Dia mengungkapkan, meski pembayaran stan sudah lunas, namun pedagang tetap dibebani biaya-biaya yang lain, seperti biaya pemasangan plafon sebesar Rp7 juta/stan dan biaya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp10 juta/stan.

Padahal, pedagang sudah membeli stan dengan harga antara Rp17juta hingga Rp25 juta/meter persegi. Disisi lain, pembangunan pasar tersebut hingga saat ini masih jauh dari kata selesai.

“Filosofi pembangunan Pasar Turi itu kan dari pedagang, oleh pedagang, dan untuk pedagang. Tapi ternyata, investor bertindak semena-mena. Ketika stan itu dijual pada kami itu, harga Rp150 juta. Ketika pembayaran belum dilunasi, investor mengancam akan dijual ke orang lain dengan harga Rp1 miliar,” keluh Syukur.

Sementara itu, Risma mengatakan, pihaknya masih melakukan kajian mendalam soal progress pembangunan Pasar Turi. Kajian ini dilakukan oleh tim independen dari Perguruan Tinggi (PT).

Selanjutnya, alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) ini meminta pada semua pedagang Pasar Turi lama untuk menulis permintaan pada wali kota diatas secarik kertas. Tulisan permintaan itu harus bermaterai.

“Stan dari pedagang Pasar Turi lama itu sebanyak 3.800 stan. Saya minta, masing-masing yang punya stan untuk menulis surat permintaan pada saya. Saya ingin tahu, keinginan saudara atas stan yang saudara miliki. Saya beri waktu selama dua pekan sejak hari ini (kemarin),” kata Risma. Permintaan Risma inipun disetujui pedagang.
(lis)
Berita Terkait
Sejarah Kelam Pasar...
Sejarah Kelam Pasar Turi, 15 Tahun Penuh Penantian
Tinjau Kesiapan Operasional...
Tinjau Kesiapan Operasional Pasar Turi Baru, LaNyalla Imbau Tenant Segera Isi Stan
15 Tahun Mangkrak, Pasar...
15 Tahun Mangkrak, Pasar Turi Baru Beroperasi di Era Wali Kota Eri Cahyadi Tonggak Kebangkitan Pusat Belanja Indonesia Timur
Bos Pasar Turi Henry...
Bos Pasar Turi Henry J Gunawan Meninggal Dunia
Pasar Turi Baru Beroperasi,...
Pasar Turi Baru Beroperasi, inilah Tonggak Kebangkitan Pusat Belanja Indonesia Timur.
Hidupkan Lagi Pasar...
Hidupkan Lagi Pasar Turi Surabaya, LaNyalla Pertemukan Pihak Bersengketa
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved