Amien Rais Yakin Polisi Bisa Tangkap Penembak Mobilnya
Jum'at, 07 November 2014 - 14:39 WIB
Amien Rais Yakin Polisi Bisa Tangkap Penembak Mobilnya
A
A
A
SLEMAN - Mantan Ketua MPR Amien Rais merasa yakin polisi bisa menangkap pelaku yang menembak mobil Toyota Harrier miliknya. Terlebih, saat ini peralatan yang dimiliki kepolisian sudah canggih.
"Saya yakin polisi bisa mengangkap pelakunya," kata Amien Rais di rumahnya, Jalan Pandeansari, Condong Catur, Depok Timur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (7/11/2014).
Keyakinan itu, kata Amien, karena melihat kasus-kasus besar bisa terungkap. Menurutnya, kasus penembakan di rumahnya dianggap merupakan kasus yang kecil.
"Kasus teror yang besar saja bisa mengungkap, apalagi ini kan cuma kasus kecil, saya yakin polisi bisa menangkap pelakunya," katanya.
Saat ini, kata Amien, harus menunggu pihak kepolisian yang tengah bekerja. Dia juga melihat SDM dari instansi kepolisian sudah jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya.
"Perasaan saya kok mengatakan pelakunya akan segera ditangkap, kita tunggu saja pihak kepolisian," ujarnya.
Disinggung ketiadaan CCTV di rumahnya, Amien mengaku belum akan memasangnya. "Enggak usah, enggak perlu itu," pungkasnya.
"Saya yakin polisi bisa mengangkap pelakunya," kata Amien Rais di rumahnya, Jalan Pandeansari, Condong Catur, Depok Timur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (7/11/2014).
Keyakinan itu, kata Amien, karena melihat kasus-kasus besar bisa terungkap. Menurutnya, kasus penembakan di rumahnya dianggap merupakan kasus yang kecil.
"Kasus teror yang besar saja bisa mengungkap, apalagi ini kan cuma kasus kecil, saya yakin polisi bisa menangkap pelakunya," katanya.
Saat ini, kata Amien, harus menunggu pihak kepolisian yang tengah bekerja. Dia juga melihat SDM dari instansi kepolisian sudah jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya.
"Perasaan saya kok mengatakan pelakunya akan segera ditangkap, kita tunggu saja pihak kepolisian," ujarnya.
Disinggung ketiadaan CCTV di rumahnya, Amien mengaku belum akan memasangnya. "Enggak usah, enggak perlu itu," pungkasnya.
(zik)