Ribuan Warga Berebut Nasi Bungkus, Anak-anak Terjepit

Kamis, 06 November 2014 - 14:39 WIB
Ribuan Warga Berebut...
Ribuan Warga Berebut Nasi Bungkus, Anak-anak Terjepit
A A A
KENDAL - Ibu-ibu dan anak-anak terjepit dan terinjak-injak saat berebut nasi bungkus yang dibagikan Panitia Haul Sunan Abinowo. Acara yang digelar Kamis (6/11/2014) di depan Masjid Jami Sunan Abinowo tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1436 Hijriah.

Sejak pagi, ribuan warga Kendal, Jawa Tengah ini sudah berdesakan di depan Masjid Jami Sunan Abinowo. Selain menggelar pengajian dalam rangka Haul Sunan Abinowo, warga yang datang berziarah juga berharap mendapat berkah dari nasi bungkus yang dibagikan seusai dibacakan doa.

Suasana ricuh saat ribuan warga merangsek karena takut tidak kebagian nasi bungkus. Barisan paling depan terjepit dan nyaris terinjak-injak. Seorang anak terpaksa diselamatkan dari kerumunan warga yang ingin mendapatkan nasi bungkus ini.

Warga yang kebanyakan ibu-ibu rela berdesakan dan berpanas-panasan untuk mendapatkan satu nasi bungkus yang berisi lauk tempe dan sayur. Tidak jarang banyak yang terinjak-injak dan terjepit saat berebut nasi bungkus. Panitia juga kewalahan, tidak kuasa membendung warga yang ingin mendapatkan nasi bungkus.

Menurut Siti Mahmudah, warga, nasi bungkus tersebut diyakini bisa membawa berkah sebelum menapaki Tahun Baru Islam 1436 Hijriah. "Nasi bungkus yang didapat dimakan bersama keluarga, berharap diberi kesehatan lahir dan batin dan mendapatkan rezeki melimpah," kata Siti Mahmudah.

6.000 nasi bungkus yang disiapkan panitia pun habis dalam waktu kurang dari sepuluh menit. "Ritual tahun baru Islam di Kendal selalu meriah, apalagi bertepatan dengan malam Jumat kliwon," kata Ngatman, panitia.

Sementara, Wakil Bupati Kendal Muhammad Mustamsikin mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati Haul Sunan Abinowo.

"Pemerintah Kabupaten Kendal berencana menjadikan peringatan ini dalam agenda wisata religi. Pemkab juga akan mendata makam wali untuk dijadikan agenda wisata religi," kata Mustamsikin.
(zik)
Berita Terkait
7 Tradisi Unik Menyambut...
7 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Berbagai Daerah, Ada yang Terjaga sejak Abad ke-14
Tradisi Sadranan: Merayakan...
Tradisi Sadranan: Merayakan Kekerabatan dan Budaya di MaxOne Loji Kridanggo Boyolali
Airlangga Hartarto:...
Airlangga Hartarto: Tradisi Yaa Qowiyyu, Dakwah Damai Memperkuat Rakyat
Gelar Ngobeng Lauk,...
Gelar Ngobeng Lauk, Ganjar Sejati Pererat Silaturahmi Warga Tasikmalaya
Tips Memilih Jodoh Menurut...
Tips Memilih Jodoh Menurut Tradisi Jawa Sesuai Bibit, Bebet dan Bobot
Mandau Terbang, Tradisi...
Mandau Terbang, Tradisi Berburu Suku Dayak yang Tak Pernah Meleset dari Kepala
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
1 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
3 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved