Nekat Geber Knalpot di Kantor Polisi, 7 Pelajar Ditilang

Rabu, 05 November 2014 - 15:31 WIB
Nekat Geber Knalpot...
Nekat Geber Knalpot di Kantor Polisi, 7 Pelajar Ditilang
A A A
JAKARTA - Tujuh pelajar SMK Assadatul Abadiyah, Tanjung Duren, Jakarta Barat, bikin onar di kantor kepolisian sektor Palmerah, Jakbar. Beruntung mereka hanya dikenakan sanksi tilang.

Peristiwa itu terjadi pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, tiba-tiba saja tujuh orang pelajar dengan masing-masing mengendarai sepeda datang ke Polsek Palmerah sembari menggeber bisingnya knalpot.

Padahal mereka hendak melakukan wawancara untuk tugas sekolah. Namun, akibat perbuatan gaduhnya mereka ditegur anggota polisi yang sedang jaga piket.

Sejumlah polisi yang berada di kantor dan warga pemukiman sekitar pun berhamburan keluar mendengar suara knalpot tersebut.

Bahkan, saat polisi mengamankan mereka, ketujuh pelajar tersebut tidak bisa menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Kami terpaksa menilang mereka karena sudah membuat kegaduhan di Polsek, dan tidak mempunyai surat-surat serta tidak memakai helm. Mereka dikenakan Pasal 29 ayat 1," kata Kepala Unit Lantas Polsek Palmerah AKP Syahlan di Mapolsek Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (5/11/2014).

Selain itu, untuk memberi efek jera, Syahlan pun menghukum ketujuh pelajar tersebut di bawah tiang bendera merah putih. Mereka adalah siswa SMK Assadatul Abadiyah, Kelas I jurusan Administrasi Perkantoran, yaitu Fadilah, M Riski, Ari, Rifki, Khaerul, Riski, dan Noval.

"Ketujuh pelajar kami pulangkan ke rumahnya masing-masing," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pelajar, Noval menyesali tindakan dirinya bersama teman lainya. Dia dan teman-temannya sama sekali tidak berniat untuk membuat onar di Polsek, dirinya bersama temannya ingin berkunjung ke Polsek Palmerah untuk mengerjakan tugas sekolah.

"Niatnya mau wawancara tugas PPKN tentang undang-undang, dan disuruh buat biodata kepolisian. Tapi malahan ditilang di sini," ungkapnya.

Noval mengaku, menggeber motornya hanya untuk bercanda bersama teman-teman sebayaknya itu. "Kami hanya bercanda saja," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Kasus Rudapaksa Dokter...
Kasus Rudapaksa Dokter PPDS, Menkes: Pendidikan Kedokteran Perlu Dibenahi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
KPK Sebut Pendidikan...
KPK Sebut Pendidikan di Indonesia Masih Berorientasi Uang
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
3 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
8 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved