Banyak Aset Fasos Fasum di Jakarta Belum Diserahkan

Rabu, 05 November 2014 - 04:45 WIB
Banyak Aset Fasos Fasum...
Banyak Aset Fasos Fasum di Jakarta Belum Diserahkan
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan mengejar penambahan aset lahan dari pengembang yang belum menyerahkan Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT).

Jumlah SIPPT itu akan dijadikan sebagai fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum).

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Heru Budi Hartono mengatakan, Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah meminta untuk menyelesaikan persoalan pencatatan aset di Jakarta.

Salah satu sumber aset yang tidak jelas statusnya dari lahan yang diserahkan oleh pengembang dalam bentuk SIPPT.

Lahan itu diberikan dalam berbagai bentuk berupa jalan, sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana ibadah, taman, ruang terbuka hijau, rumah susun dan lain sebagainya.

"Sampai sekarang tidak jelas datanya SIPPT yang sudah diserahkan. Intinya volumenya sangat banyak," ungkap Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 4 November kemarin.

Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu menyebutkan, penambahan jumlah aset Pemprov DKI Jakarta sumber utamanya dapat diperoleh dari SIPPT.

Karena hingga kini pembangunan Ibu Kota terus berkembang. Terutama di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Sedangkan SIPPT yang belum diserahkan tidak hanya terhadap
pembangunan dilakukan dalam tempo waktu satu tahun terakhir.

"Ada juga banyak SIPPT dari beberapa tahun lalu yang belum diketahui statusnya. Apakah sudah diserahkan atau belum," ujarnya.

Dia berharap SIPPT yang belum diterima Pemprov DKI Jakarta dari pengembang dapat dijadikan sebagai fasos fasum.

Terutama pembangunan rumah susun sewa (rusunawa), sarana pendidikan dan lain sebagainya.

Sebagaimana diketahui SIPPT merupakan salah satu dokumen yang wajib dipenuhi oleh pengembang sebelum mendapatkan surat izin mendirikan bangunan (IMB) dan beberapa kelangkapan dokumen lainnya untuk membangun properti.

SIPPT ini diterbitkan oleh Dinas Tata Ruang DKI Jakarta. "Saat ini ada beberapa rusun yang sedang dibangun untuk menampung warga yang akan kita relokasi. Rusun dibangun dari SIPPT," ungkapnya

Ke depan untuk pencatatan aset terutama dari SIPPT akan diserahkan ke Pemprov DKI Jakarta dimintakan BPKD yang di wilayah.

Nanti di BPKD DKI cukup akan memonitor dan mengevaluasi lokasi mana yang belum diserahkan.

Selama ini penyerahan fasos dan fasum berlangsung rumit dan berbelit. Akibatnya target kuantitas belum tercapai.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
42 menit yang lalu
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
48 menit yang lalu
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
52 menit yang lalu
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
1 jam yang lalu
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
2 jam yang lalu
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved