Desak UMP Rp3,7 Juta, Buruh Kepung Balai Kota DKI
Selasa, 04 November 2014 - 16:02 WIB
Desak UMP Rp3,7 Juta, Buruh Kepung Balai Kota DKI
A
A
A
JAKARTA - Ratusan buruh dari KSPI dan SPHS menyambangi Balai Kota DKI untuk mendesak UMP dinaikkan menjadi Rp3,7 juta.
Massa yang terdiri dari Konferensi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI dan dari SPHS (Serikat Pekerja Hero Supermarket) itu memadati Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Balai Kota DKI sejak pukul 15.30 WIB.
Pantauan Sindonews, tiga lajur ditutup oleh massa sedangkan satu lajur digunakan untuk kendaraan umum yang lewat. Mereka membawa spanduk yang bertuliskan 'Naikkan UMP DKI 2015 menjadi Rp3juta'.
Orator juga meneriakkan tolak KHL versi pemerintah dengan total Rp2,7 juta. "Tolak KHL Rp2,7juta. KHL Rp2,7 hanya untuk lajang," tegas sang orator.
Massa gabungan itu berangkat dari Kawasan Industri Pulogadung sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba di depan Balai Kota sekitar pukul 15.30 .
"Sekarang perwakilan kami sedang masuk ke gedung Balai Kota untuk bernegosiasi," kata Cahyo anggota KSPI.
Mereka akan tetap menunggu sampai dikabulkan tuntutan mereka UMP sampai Rp3 juta.
Massa yang terdiri dari Konferensi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI dan dari SPHS (Serikat Pekerja Hero Supermarket) itu memadati Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Balai Kota DKI sejak pukul 15.30 WIB.
Pantauan Sindonews, tiga lajur ditutup oleh massa sedangkan satu lajur digunakan untuk kendaraan umum yang lewat. Mereka membawa spanduk yang bertuliskan 'Naikkan UMP DKI 2015 menjadi Rp3juta'.
Orator juga meneriakkan tolak KHL versi pemerintah dengan total Rp2,7 juta. "Tolak KHL Rp2,7juta. KHL Rp2,7 hanya untuk lajang," tegas sang orator.
Massa gabungan itu berangkat dari Kawasan Industri Pulogadung sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba di depan Balai Kota sekitar pukul 15.30 .
"Sekarang perwakilan kami sedang masuk ke gedung Balai Kota untuk bernegosiasi," kata Cahyo anggota KSPI.
Mereka akan tetap menunggu sampai dikabulkan tuntutan mereka UMP sampai Rp3 juta.
(ysw)