Bello Sudah Puluhan Kali Satroni Bank
Selasa, 04 November 2014 - 10:07 WIB
Bello Sudah Puluhan Kali Satroni Bank
A
A
A
JAKARTA - Bambang Hatmoko alias Rico alias Bello tersangka perampokan beberapa bank yang tewas ditembak telah melakukan aksinya ratusan kali.
"Aksinya dilakukan di kawasan Jakarta Timur dan Depok. Untuk hasil jarahannya di lempar ke kawasan Tangerang," kata AKP Jupriono Kanit Reskrim Polsek Ciracas, kepada wartawan, Senin 3 November 2014.
Dari beberapa kasus itulah, petugas pun berupaya mengungkap komplotan tersebut. Pada Senin (3 November 2014), pelaku diminta untuk menunjukan tempat persembunyian ketiga rekannya.
"Namun yang bersangkutan malah mencoba melarikan diri sehingga harus diambil tindakan tegas sesuai instruksi Waka Polda Metro Jaya Irjen Sujarwo," tambah Jupriono, Senin 3 November 2014.
Untuk memuluskan aksinya, Bambang menggunakan senjata api yang dipesannya dari Lampung. Pada 17 Oktober lalu, seorang kurir atas nama Adi Wijayanto (37) diamankan tim Resmob Polres Jakarta Timur, di Jalan Sultan Hasanudin, Bekasi Timur, Kota Bekasi karena membawa dua buah pistol jenis revolver pesanan Bambang.
"Jadi karena senjata apinya kami sita dalam penggerebekan Januari lalu, pelaku pun kembali memesan pistol rakitan dari Lampung," tutupnya.
"Aksinya dilakukan di kawasan Jakarta Timur dan Depok. Untuk hasil jarahannya di lempar ke kawasan Tangerang," kata AKP Jupriono Kanit Reskrim Polsek Ciracas, kepada wartawan, Senin 3 November 2014.
Dari beberapa kasus itulah, petugas pun berupaya mengungkap komplotan tersebut. Pada Senin (3 November 2014), pelaku diminta untuk menunjukan tempat persembunyian ketiga rekannya.
"Namun yang bersangkutan malah mencoba melarikan diri sehingga harus diambil tindakan tegas sesuai instruksi Waka Polda Metro Jaya Irjen Sujarwo," tambah Jupriono, Senin 3 November 2014.
Untuk memuluskan aksinya, Bambang menggunakan senjata api yang dipesannya dari Lampung. Pada 17 Oktober lalu, seorang kurir atas nama Adi Wijayanto (37) diamankan tim Resmob Polres Jakarta Timur, di Jalan Sultan Hasanudin, Bekasi Timur, Kota Bekasi karena membawa dua buah pistol jenis revolver pesanan Bambang.
"Jadi karena senjata apinya kami sita dalam penggerebekan Januari lalu, pelaku pun kembali memesan pistol rakitan dari Lampung," tutupnya.
(ysw)