15,2 Ton Beras Dikirim ke Perbatasan RI-Malaysia

Selasa, 04 November 2014 - 06:33 WIB
15,2 Ton Beras Dikirim...
15,2 Ton Beras Dikirim ke Perbatasan RI-Malaysia
A A A
SAMARINDA - Sebanyak 15,2 ton beras dikirim ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu. Beras itu dikirim bersamaan dengan kunjungan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Mukmin Faisyal ke daerah itu, akhir Oktober 2014.

Mukmin Faisyal yang ditemani Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono menggelar bakti sosial di Desa Tiong Bu'u, Kecamatan Long Apari.

Bantuan beras diberikan lantaran warga kesulitan sembako akibat sulitnya jalur distribusi. Biasanya, pedagang di kawasan perbatasan mendistribusikan dagangan yang kebanyakan sembako melalui jalur sungai. Selama musim kemarau, sungai-sungai di perbatasan mendangkal dan menyempit sehingga sulit menembus desa-desa di perbatasan. Akibatnya harga sembako melambung.

Selain beras, diserahkan juga 640 dua mie instan, 160 liter minyak goreng, 950 kilogram gula putih, 212 botol kecap, 1.400 kaleng sarden, 200 botol saos sambal, 240 kilogram garam, satu paket obat-obatan, dan peralatan olahraga.

Bantuan ini, kata Mukmin, merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah daerah bersama TNI terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat di daerah pedalaman, perbatasan, dan daerah tertinggal.

"Komitmen pemerintah daerah bekerja sama dengan jajaran TNI terus ditingkatkan guna membuka keterisolasian daerah pedalaman, perbatasan dan daerah tertinggal seperti sepuluh kampung di Kecamatan Long Apari ini," kata Mukmin kepada wartawan, Senin (3/11/2014).

Hal senada diungkapkan Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono. Menurutnya, ini adalah upaya dan pehatian perintah daerah bersama TNI dalam membangun daerah pedalaman, perbatasan, dan daerah tertinggal.

"Penyaluran bantuan sosial yang menggunakan alat transportasi helikopter milik TNI sebagai bentuk sinergitas kami bersama pemerintah daerah dalam mengurangi permasalahan kekurangan sembako yang dihadapi masyarakat pedalaman dan perbatasan."
(zik)
Berita Terkait
Tumbuhkan Pusat Perekonomian...
Tumbuhkan Pusat Perekonomian Baru
Pembangunan di Wilayah...
Pembangunan di Wilayah Perbatasan, Pemerintah Gelontorkan Rp10,5 Triliun
Presiden Teken Inpres...
Presiden Teken Inpres Percepatan Pembangunan Tiga Kawasan Perbatasan
Pos Satgas Pulau Sekatung...
Pos Satgas Pulau Sekatung Belum Miliki Sarana Memadai untuk Personel TNI Operasi Pengamanan
8 Perbatasan Negara...
8 Perbatasan Negara Paling Mengerikan Se-Asia
Afghanistan Akan Buka...
Afghanistan Akan Buka Kembali Pintu Perbatasan Utama dengan Pakistan
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
7 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
25 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
42 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved