Ini Kronologis Robohnya Jembatan Penghubung di TIM
Jum'at, 31 Oktober 2014 - 11:43 WIB
Ini Kronologis Robohnya Jembatan Penghubung di TIM
A
A
A
JAKARTA - Hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab robohnya pembangunan jembatan penghubung perpustakaan di kawasan TIM, Jakpus.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo menuturkan kronologis robohnya jembatan penghubung gedung perpustakaan di kawasan Taman Ismail Marzuki tersebut.
Awalnya, para pekerja baru saja menyelesaikan pengecoran jembatan penghubung itu yang dilakukan, Kamis 30 Oktober 2014 sore.
Namun sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (31/10/2014) pagi, bangunan jembatan penghubung tersebut roboh. Ironisnya, di bawahnya terdapat sejumlah pekerja yang sedang beristirahat dan baru saja bangun tidur.
"Kejadian robohnya jembatan pada pukul 06.00 WIB, saat itu para pekerja baru bangun dan sedang bersantai," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Jumat (31/10/2014).
Saat sedang beristirahat tersebut, sejumlah kayu penyangga jembatan berderak dan patah. Cor yang masih basah langsung mengguyur sejumlah pekerja.
Akibat kejadian ini, empat pekerja tewas karena tertimbun material cor. Sedangkan lima pekerja lainnya mengalami luka-luka.
Untuk mengetahui penyebab robohnya jembatan penghubung tersebut, Polres Jakpus akan melakukan pemanggilan terhadap PT Sartonia Agung. Jika ada kelalaian dari kontraktor, maka akan ada penahanan.
"Kami masih akan melengkapi keterangan untuk mengetahui peneyebab tewasnya empat pekerja bangunan tersebut," ujarnya.
Saat ini pihaknya sudah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara. Pemasangan garis polisi ini bertujuan agar petugas yang melakukan olah TKP bisa menyimpulkan penyebab.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo menuturkan kronologis robohnya jembatan penghubung gedung perpustakaan di kawasan Taman Ismail Marzuki tersebut.
Awalnya, para pekerja baru saja menyelesaikan pengecoran jembatan penghubung itu yang dilakukan, Kamis 30 Oktober 2014 sore.
Namun sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (31/10/2014) pagi, bangunan jembatan penghubung tersebut roboh. Ironisnya, di bawahnya terdapat sejumlah pekerja yang sedang beristirahat dan baru saja bangun tidur.
"Kejadian robohnya jembatan pada pukul 06.00 WIB, saat itu para pekerja baru bangun dan sedang bersantai," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Jumat (31/10/2014).
Saat sedang beristirahat tersebut, sejumlah kayu penyangga jembatan berderak dan patah. Cor yang masih basah langsung mengguyur sejumlah pekerja.
Akibat kejadian ini, empat pekerja tewas karena tertimbun material cor. Sedangkan lima pekerja lainnya mengalami luka-luka.
Untuk mengetahui penyebab robohnya jembatan penghubung tersebut, Polres Jakpus akan melakukan pemanggilan terhadap PT Sartonia Agung. Jika ada kelalaian dari kontraktor, maka akan ada penahanan.
"Kami masih akan melengkapi keterangan untuk mengetahui peneyebab tewasnya empat pekerja bangunan tersebut," ujarnya.
Saat ini pihaknya sudah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara. Pemasangan garis polisi ini bertujuan agar petugas yang melakukan olah TKP bisa menyimpulkan penyebab.
(ysw)