Pilih Wagub, Ahok Harus Koordinasi dengan Parpol Pengusung
Rabu, 29 Oktober 2014 - 20:18 WIB
Pilih Wagub, Ahok Harus Koordinasi dengan Parpol Pengusung
A
A
A
JAKARTA - PDIP meminta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan koordinasi dengan PDIP selaku pengusung dalam Pilkada DKI Jakarta. Koordinasi ini sangat penting dilakukan jika Ahok ingin memilih Wakil Gubernur DKI.
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan, Ahok tidak bisa memilih semaunya orang-orang yang diinginkan untuk mendampinginya nanti.
Menurut Prasetio, untuk calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, bukan masalah siapa dan dari mana calon itu berasal. Namun semata-mata karena ini adalah permasalahan politik.
"Jadi enggak bisa juga Ahok nyomot-nyomot orang tanpa koordinasi dengan Ketum PDIP (Megawati)," ujar kader PDIP ini di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2014).
Pras pun meyakini Ahok akan menandatangani calon Wakil Gubernur yang diusulkan dari partai pengusung.
"Pasti mau tanda tangan. Tinggal diskusi dengan Ketum PDIP. Partai pengusung Ahok kan ada PDIP dengan Gerindra. Komunikasi baik kok," pungkasnya.
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan, Ahok tidak bisa memilih semaunya orang-orang yang diinginkan untuk mendampinginya nanti.
Menurut Prasetio, untuk calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, bukan masalah siapa dan dari mana calon itu berasal. Namun semata-mata karena ini adalah permasalahan politik.
"Jadi enggak bisa juga Ahok nyomot-nyomot orang tanpa koordinasi dengan Ketum PDIP (Megawati)," ujar kader PDIP ini di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2014).
Pras pun meyakini Ahok akan menandatangani calon Wakil Gubernur yang diusulkan dari partai pengusung.
"Pasti mau tanda tangan. Tinggal diskusi dengan Ketum PDIP. Partai pengusung Ahok kan ada PDIP dengan Gerindra. Komunikasi baik kok," pungkasnya.
(whb)