Bos Koperasi di Kendal Diduga Bawa Kabur Uang Nasabah Rp2 M

Jum'at, 24 Oktober 2014 - 13:04 WIB
Bos Koperasi di Kendal...
Bos Koperasi di Kendal Diduga Bawa Kabur Uang Nasabah Rp2 M
A A A
KENDAL - Bos Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Tawakal Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, Haeru Sukarno diduga membawa kabur uang nasabah sebesar Rp2 miliar.

Ratusan nasabah yang mayoritas pedagang kecil, Jumat (24/10/2014) pagi mendatangi kantor Kospin Tawakal di Jalan Karang Tengah, Kendal. Namun, hingga siang hari dana para nasabah tak kunjung cair. Diduga, Haeru sudah kabur ke luar kota.

Impian Rohmah, warga Kampung Pesarean, Desa Krajan Kulon, Kaliwungu, Kendal, untuk naik haji pada 2015 pupus sudah. Uang simpanan yang akan digunakan untuk melunasi ibadah Rukun Islam ke-5 itu tidak bisa dicairkan.

Seharusnya, uang Rp25 juta miliknya yang disimpan di Kospin Tawakal selama ini cair menjelang lebaran Hari Raya Idhul Fitri, Juli 2014 lalu. “Namun, tiga bulan ditunggu, uang simpanan saya belum bisa dicairkan,” tandas Rohmah.

Saat itu, kata dia, pengurus Kospin Tawakal berdalih tengah mengalami persoalan keuangan. Namun, hingga akhir Oktober, dana tersebut jug tak cair. Dia mengaku, telah menjadi nasabah selama sembilan tahun, namun tak pernah mengalami masalah. “Baru kali ini, macet,” ujarnya.

Nasib serupa juga dialami Sumirah. “Tabungan lebih dari Rp30 juta tak bisa diambil,” aku Sumirah. Sama dengan Rohmah dan Sumirah, Siti Aisyah juga menjadi korban kredit macet tersebut. “Duit saya juga tak bisa diambil,” katanya singkat. Ketiga nasabah beserta dan ratusan lainnya masih menunggu kejelasan uang yang ditabungnya selama ini.

Kapolsek Kaliwungu AKP Ujang Syamsudin mengatakan, jumlah nasabah yang menabung di Kospin Tawakal mencapai 593 orang. “Sebanyak 168 nasabah di antaranya sudah bisa dicairkan dananya. Selebihnya, mengalami kendala,” ujarnya.

Saat akan ditemui media, pimpinan Kospin Tawakal Haeru Sukarno tidak berada di kantor. Diduga sudah pergi ke luar kota dengan meninggalkan aset yang diduga sudah diagunkan ke bank milik pemerintah. “Total dana nasabah yang diduga dibawa kabur pimpinan Kospin Tawakal ini mencapai Rp2 miliar.”
(lis)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
1 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved