Jadi Sarang Tikus, Ruang Kerja Bupati Kendal Direnovasi

Rabu, 22 Oktober 2014 - 14:37 WIB
Jadi Sarang Tikus, Ruang...
Jadi Sarang Tikus, Ruang Kerja Bupati Kendal Direnovasi
A A A
KENDAL - Lantaran jadi sarang tikus, ruang kerja Bupati Kendal Widya Kandi Susanti direnovasi. Anggaran renovasi menelan biaya Rp198 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Kendal 2014.

Dari pantauan KORAN SINDO, di ruang kerja bupati Kendal yang dibangun tahun 1990-an itu terdapat kerusakan. Di antaranya dinding, lemari, sketsel atau penyekat ruangan, dan sudut-sudut ruangan. Dokumen dan arsip sudah diamankan di tempat yang lain.

Sedangkan benda-benda dengan ukuran besar seperti lemarin, meja, mesin ketik kuno, bendera, dan kulkas masih terlihat terkumpul di dalam ruangan sebelum proses renovasi dilakukan. Di pintu masuk terdapat tulisan keterangan pengalihan kantor kerja bupati dan tutup selama proses renovasi dilakukan.

Kabag Umum Pemerintah Kabupaten Kendal Puji Astuti mengatakan bahwa dari anggaran tersebut, sebanyak Rp10 juta untuk biaya jasa konsultan, sedangkan sisanya untuk renovasi fisik. Rencananya, renovasi dilakukan selama 45 hari ke depan sejak 20 Oktober 2014.

"Memang sudah dibutuhkan renovasi untuk ruang kerja bupati. Apalagi, banyak tikus yang berkeliaran di dalam ruangan. Sepertinya terakhir direnovasi sekitar 1990-an lalu," katanya, Rabu (22/10/2014).

Puji merinci, renovasi fisik meliputi dinding, sketsel pintu khusus untuk menuju langsung ke ruang rapat, ruang paparan, ruang display, serta menambah kedap suara.

"Jadi, nantinya di ruang kerja bupati diberi semacam pembatas dengan sistem buka-tutup supaya saat rapat bisa terpisah dari meja bupati. Selain itu, pintu masuk juga bisa langsung menuju ruang rapat tanpa melintas di depan meja bupati," lanjutnya.

Sementara, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti menyampaikan bahwa selama proses renovasi dilakukan, kantor bupati dipindah ke rumah dinas. Kendati demikian, dirinya tidak menerima tamu, kecuali tamu penting. Sebab, selama 45 hari itu, dirinya akan menitikberatkan pekerjaan di lapangan, di antaranya melakukan jelajah desa untuk berdialog dengan masyarakat desa.

"Saya akan bekerja di luar. Kalau di ruang kerja, nanti saya dikira tidak bekerja, karena tempat kerja saya di rumah dinas," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Kembali Diwaduli Pedagang...
Kembali Diwaduli Pedagang Pasar Weleri, DPRD Desak Pemkab Kendal Tanggapi Keluhan Sepinya Pasar Relokasi
Peringati Hari Batik,...
Peringati Hari Batik, Paslon NUrani Berkomitmen Angkat Potensi Batik Kendal Mendunia
Cabup Ali Nurudin Berkomitmen...
Cabup Ali Nurudin Berkomitmen Permudah Birokrasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kendal
DPRD Kendal Kampanyekan...
DPRD Kendal Kampanyekan Pilkada Damai
Bukti Pluralisme PKB,...
Bukti Pluralisme PKB, Warga Nonmuslim Siap Menangkan Paslon Nurani
DPRD Kendal Minta Pemkab...
DPRD Kendal Minta Pemkab Beri Fasilitas yang Layak untuk Para Atlet
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
20 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
38 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
46 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
57 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved