Save Sumba, Aksi Spontan Bantu Korban Rawan Pangan

Selasa, 21 Oktober 2014 - 15:03 WIB
Save Sumba, Aksi Spontan...
Save Sumba, Aksi Spontan Bantu Korban Rawan Pangan
A A A
WAINGAPU - Ancaman kelaparan atau rawan pangan di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, mengetuk hati sekelompok pemuda di Kota Waingapu. Mereka spontan membentuk posko untuk menjadi tempat pengumpulan bantuan bagi warga yang dilanda bencana kekeringan dan terancam kelaparan (rawan pangan).

Save Sumba atau Selamatkan Sumba, begitulah spirit yang digaungkan sekelompok pemuda yang membentuk posko di Jalan Adam Malik, Kelurahan Kambadjawa, Kecamatan Kota Waingapu. Dengan keterbatasan sumber dayanya, mereka tetap semangat dan spontan menyuarakan rasa simpati dan seruan tuk berbagai lewat SMS, Facebook, dan media lainnya untuk mengetuk hati donatur yang berkenan menyumbang.

"Sumbangan yang diberikan tidaklah besar dan tidak harus menyumbang dari kelebihan yang dimiliki. Namun cukup berbagi sekalipun dalam keterbtasan. Paling minim satu kilogram beras bisa disumbangkan di posko ini, kami akan menyalurkan ke beberapa tempat yang paling rawan kelaparan atau rawan pangan," jelas Umbu Nababan, koordinator dan salah satu penggagas aksi itu yang ditemui di Posko Save Sumba, Selasa (21/10/2014) siang.

Lebih jauh Umbu menjelaskan, bantuan yang diperoleh mencapai lebih dari satu ton beras, mie instan, dan aneka bibit unggul sayuran. Bantuan-bantuan itu dikumpulkan dari para donatur hanya beberapa hari.

"Ini dibentuk karena respons spontan ketika membaca berita-berita yang dipublikasikan media massa online. Puncaknya adalah ketika berita-berita kekeringan dan ancaman rawan pangan terekpose di televisi," imbuh Umbu.

Diberitakan sebelumnya oleh sejumlah media massa cetak dan elektronik, lebih dari 100 desa pada 18 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur, terancam rawan pangan, sebagai dampak kekeringan dan kemarau panjang.

Hari ini pemerintah setempat rencananya melakukan intervensi berupa pengiriman beras cadangan pemerintah (BCP) ke beberapa wilayah yang masuk kategori merah sesuai pendataan dan pemetaan Badan Bimas dan Ketahanan Pangan setempat.
(zik)
Berita Terkait
Bapanas Sebut Tinggal...
Bapanas Sebut Tinggal 68 Daerah Masuk Kategori Rentan Rawan Pangan
Kementan Optimalkan...
Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian
Kabupaten Bangka Tengah...
Kabupaten Bangka Tengah Masuk Kategori Daerah Rentan Pangan
Beras Asal Kamboja Tahap...
Beras Asal Kamboja Tahap Awal Tiba di RI, Partai Perindo Minta Bansos Daerah Rawan Pangan Ditambah
Ribuan Keluarga di Kota...
Ribuan Keluarga di Kota Malang Rawan Stunting, Pemkot Berikan Bantuan Pangan
Bidik Daerah Rawan Pangan,...
Bidik Daerah Rawan Pangan, Rumah Zakat Targetkan 1 Juta Paket Quran
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
11 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved