Korban Kekerasan di SD Trisula Tak Bisa Ikut Ujian
Kamis, 16 Oktober 2014 - 16:03 WIB
Korban Kekerasan di SD Trisula Tak Bisa Ikut Ujian
A
A
A
BUKITTINGGI - DAN (12) korban aksi temannyadi ruang musala SD Trisula Perwari, Bukittinggi, Sumatera tidak bisa mengikuti ujian semester selama tiga hari karena adanya pemeriksaan psikologi terhadap dirinya.
Menurut kakak kedua korban, Wahyuni Amelia (30), DAN tidak ikut penuh ujian mid semester dia hanya bisa mengikuti ujian pada hari Selasa lalu.
"Pada hari Senin dia diperiksa psikologi UNP, Selasa dia ikut ujian, Rabu kemarin dia divisum dokter, kemudian hari ini (Kamis) dia tidak pergi karena ibu sakit dan periksa psikologi," tuturnya, Kamis (16/10/2014).
Amelia belum mengetahui perkembangan terakhir adiknya di sekolah, entah mau dipindahkan dari sekolah tersebut. Mungkin dia bisa ikut ujian susulan. "Kita masih memusyawarahkan dengan keluarga, tapi keterangan dari DAN, dia tidak mau pindah," ujarnya.
Kekerasan yang terjadi pada DAN menurut Amelia mungkin pengaruh dari film-film seperti ada gank-gank atau kelompoknya-kelompok mereka.
"Tapi sepengetahuan kami adik saya itu baik-baik saja, kalaupun dia bertengkar dengan teman-temannya itu biasalah, karena dulu juga kita seperti itu," pungkasnya.
Menurut kakak kedua korban, Wahyuni Amelia (30), DAN tidak ikut penuh ujian mid semester dia hanya bisa mengikuti ujian pada hari Selasa lalu.
"Pada hari Senin dia diperiksa psikologi UNP, Selasa dia ikut ujian, Rabu kemarin dia divisum dokter, kemudian hari ini (Kamis) dia tidak pergi karena ibu sakit dan periksa psikologi," tuturnya, Kamis (16/10/2014).
Amelia belum mengetahui perkembangan terakhir adiknya di sekolah, entah mau dipindahkan dari sekolah tersebut. Mungkin dia bisa ikut ujian susulan. "Kita masih memusyawarahkan dengan keluarga, tapi keterangan dari DAN, dia tidak mau pindah," ujarnya.
Kekerasan yang terjadi pada DAN menurut Amelia mungkin pengaruh dari film-film seperti ada gank-gank atau kelompoknya-kelompok mereka.
"Tapi sepengetahuan kami adik saya itu baik-baik saja, kalaupun dia bertengkar dengan teman-temannya itu biasalah, karena dulu juga kita seperti itu," pungkasnya.
(sms)