Pembunuh Ade Sara Siapkan 2 Saksi

Selasa, 14 Oktober 2014 - 16:02 WIB
Pembunuh Ade Sara Siapkan...
Pembunuh Ade Sara Siapkan 2 Saksi
A A A
JAKARTA - Dua terdakwa pembunuhan Ade Sara Anggelina Suroto (19) akan menghadirkan saksi meringankan dalam sidang lanjutan besok.

Hal itu disampaikan Hendra Yanto kuasa hukum terdakwa Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa.

"Akan ada dua saksi yang kita ajukan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu 15 Oktober besok," ungkap Hendra saat dihubungi Sindonews, Selasa (14/10/2014).

Hendra masih merahasiakan identitas saksi yang akan diajukan ke persidangan besok.

"Sidangnya besok, agendanya pemeriksaan saksi kepada terdakwa pukul 13.00 WIB," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
Brigadir Ade Kurniawan...
Brigadir Ade Kurniawan Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Bayinya
Hari Ini Sidang Tuntutan...
Hari Ini Sidang Tuntutan Wowon Cs, Apakah Akan Ditunda Lagi?
Sidang Putusan Kasus...
Sidang Putusan Kasus Pembunuhan di PN Muara Enim Ricuh, Ibu Korban Berteriak Histeris
Sidang Pembacaan Dakwaan...
Sidang Pembacaan Dakwaan Ade Yasin
Sidang Pembunuhan Dede...
Sidang Pembunuhan Dede Saputra, 2 Terdakwa Dituntut Penjara Seumur Hidup
Terdakwa Pembunuhan...
Terdakwa Pembunuhan Imam Masjid Divonis 20 Tahun Penjara
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
10 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
26 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
54 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved