Gaet Turis, Banyuwangi Usung Konsep Sport Tourism

Sabtu, 11 Oktober 2014 - 04:05 WIB
Gaet Turis, Banyuwangi...
Gaet Turis, Banyuwangi Usung Konsep Sport Tourism
A A A
SURABAYA - Kabupaten Banyuwangi mengusung konsep sport tourism (pariwisata olahraga) untuk memacu sektor wisata di daerah berjuluk The Sunrise of Java tersebut. Konsep sport tourism diyakini cukup efektif untuk mempromosikan pariwisata."Konsep sport tourism ini sangat potensial karena memadukan olahraga dan pariwisata. Di Inggris, 20% dari jumlah total wisatawan yang datang ke Inggris adalah wisatawan olahraga yang terdiri atas wisatawan yang melihat ajang olahraga dan para atlet yang terlibat di event," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di sela-sela jumpa pers penyelenggaraan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) di Surabaya, Jumat (10/10/2014).Banyuwangi sendiri, kata Anas, punya sejumlah agenda sport tourism, di antaranya International Surfing Competition, Kitesurfing Competition, dan ITdBI.

"Tahun depan kami juga jadi penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim yang setidaknya melibatkan 9.000-10.000 atlet dan pelatih. Belum ditambah wisatawan yang datang menonton," tuturnya.Sport tourism ini memliki pasar yang cukup besar. Di sejumlah negara maju banyak universitas yang membuat studi pengembangan terkait sport tourism ini. Contohnya, Australia sudah merancang National Sports Tourism Strategy sejak 1999.Anas menambahkan, konsep sport tourism menghasilkan tiga dampak. Pertama, membawa banyak manfaat bagi ekonomi masyarakat. Pariwisata olahraga berhasil mengangkat nama destinasi wisata.

"Sekarang kunjungan ke Pantai Pulau Merah yang dijadikan tempat surfing internasional luar biasa besar. Demikian pula kunjungan ke Kawah Ijen dan tempat-tempat lain.Pada 2012 ,jumlah wisatwan mancanegara (Wisman) yang datang ke Banyuwangi tercatar 4.000 wisman. Jumlah itu meningkat menjadi 19.000 Wisman pada 2013. Sedangkan Wisata Domestik pun meningkat pada 2012 terdapat 800 ribu wisatawan Dimestik dan pada 2013 menjadi 1,5 Juta.

"Tahun 2014 kami targetkan ada 3 juta kunjungan wisatawan ke Banyuwangi," tandas Anas.Kedua, wisata olahraga terbukti bisa membangun kebanggaan dan kepercayaan diri rakyat terhadap daerahnya. Warga yang ada di desa-desa bangga daerahnya dikenal publik global. "Warga di desa bangga daerahnya dilewati turis asing, jadi ramai," ujarnya.Ketiga, wisata olahraga sebagai sarana konsolidasi infrastruktur. Melalui ajang wisata olahraga, daerah memperbaiki dan membangun jalan hingga ke pelosok-pelosok desa untuk memudahkan akses bagi wisatawan dan peserta lomba.
(lis)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
59 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
Keren! Yamaha Bikin...
Keren! Yamaha Bikin Motor Sport yang Tidak Bisa Jatuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved