Tagih Janji DPRD Tana Toraja, Pengunjuk Rasa Bawa Keranda

Kamis, 02 Oktober 2014 - 17:50 WIB
Tagih Janji DPRD Tana...
Tagih Janji DPRD Tana Toraja, Pengunjuk Rasa Bawa Keranda
A A A
MAKALE - Puluhan mahasiswa dan pemuda yang mengatasnamakan Front Pemuda dan Mahasiswa Toraja Barat untuk Perjuangan berunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Tana Toraja.

Dalam aksi Kamis (2/10/2014) itu, pengunjuk rasa membawa keranda mayat yang ditempeli tulisan "Toraja Barat Berduka".

Pemuda dan mahasiswa berunjuk rasa di Gedung DPRD Tana Toraja untuk menagih janji pemerintah dan anggota Dewan segera menuntaskan proyek jalan poros Palesan-Buakayu yang menghubungkan Kecamatan Rembon dengan Kecamatan Bonggokaradeng. Kedua kecamatan tersebut berada di wilayah bagian barat Kabupaten Tana Toraja.

Selain membawa keranda mayat, pengunjuk rasa juga membakar ban bekas sambil membentangkan spanduk di jalan raya depan Gedung DPRD Tana Toraja. Aparat kepolisian membiarkan aksi bakar ban di depan gedung wakil rakyat yang sempat memacetkan arus lalu lintas.

"Unjuk rasa ini adalah aksi lanjutan untuk menagih janji pemerintah dan anggota Dewan segera menuntaskan pekerjaan poros Palesan-Buakayu," ujar Koordinator aksi, Jens Batara Marewa.

Jens menyatakan, pada aksi pertama sejumlah pimpinan dan anggota Dewan periode 2009-2014 bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang saat itu dijabat John Tolla berjanji proyek jalan Palesan-Buakayu mulai dikerjakan pada bulan September 2014. Namun, hingga bulan Oktober 2014, pekerjaan belum juga dilaksanakan. Padahal proyek poros Palesan-Buakayu sudah dianggarkan pada tahun anggaran 2013.

Kepala Unit Pengadaan Layanan (UPL) Dinas PU Kabupaten Tana Toraja, Johan bersama ketua dan sejumlah anggota Dewan yang menemui para pengunjuk rasa menyatakan proses tender proyek jalan Palesan-Buakayu berupa pengaspalan sudah selesai dan segera dikerjakan oleh pemenang tender. Dirinya berjanji, proyek dengan anggaran sekitar Rp1,6 miliar itu segera dikerjakan mulai Oktober 2014.

"Bulan ini juga proyek jalan Palesan-Buakayu segera dikerjakan. Proses tendernya pun sudah selesai," jelasnya.

Ketua Sementara DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi yang juga mantan Ketua DPRD Tana Toraja periode 2009-2014 mengakui mantan pimpinan dan anggota DPRD periode 2009-2014 belum mampu memenuhi semua harapan dan kebutuhan masyarakat yang ada di wilayah bagian barat Kabupaten Tana Toraja.

Seusai mendapat penjelasan dari pihak Dinas PU dan Pimpinan Sementara DPRD Tana Toraja, pengunjuk rasa berjanji melakukan aksi yang lebih besar lagi apabila proyek jalan Palesan-Buakayu tidak juga dikerjakan pada Oktober 2014 ini.
(zik)
Berita Terkait
Demonstrasi (Unjuk Rasa)...
Demonstrasi (Unjuk Rasa) Empatik
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Ada Demo Kawal Keputusan...
Ada Demo Kawal Keputusan MK, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
47 Orang Tewas dalam...
47 Orang Tewas dalam Demonstrasi Berdarah di Peru
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi...
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi Warga Lebanon
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
3 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
5 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
6 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
8 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
8 jam yang lalu
Infografis
Hadapi Serangan Israel,...
Hadapi Serangan Israel, Iran dan Rusia Janji Saling Membantu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved