Dugaan Pencabulan, Raja Solo Akan Dites DNA

Kamis, 25 September 2014 - 01:44 WIB
Dugaan Pencabulan, Raja...
Dugaan Pencabulan, Raja Solo Akan Dites DNA
A A A
SEMARANG - Dugaan kasus pencabulan yang dilakukan Raja Keraton Surakarta (Solo) Pakubuwana (PB) XIII terus menggelinding. Saat ini, kasus tersebut tengah memasuki babak pemeriksaan tes DNA.

Sebelumnya, aparat kepolisian tengah bersusah payah melakukan pemeriksaan rekaman CCTV. Pemeriksaan kamera tersembunyi itu dilakukan bekerjasama dengan Labfor Mabes Polri cabang Semarang.

Lama kejadian, membuat pihak kepolisian pesimis rekaman CCTV bisa dibuka. Namun begitu, pihaknya tidak putus asa. Berbagai langkah akan dilakukan untuk memecahkan dugaan kasus tersebut.

“Kalau CCTV tidak bisa, maka akan diambil tes DNA. Menunggu anak kandung pelapor lahir, dicocokkan dengan PB (PBXIII). Itu akan diketahui, apakah betul hasil hubungan dengan PB atau tidak,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai, saat ditemui di Semarang, Rabu (24/9/2014).

Sejauh ini, kata Andy, bukti–bukti yang mengarah ke PBXIII sebagai pelaku pencabulan masih belum kuat. Beberapa sebabnya, saat diperiksa korban mengaku dalam keadaan tidak sadar akibat diberi permen. Selain itu juga tidak ada saksi.

“Korban saat itu menunggu di pinggir jalan, di antara temannya. Tak lama, dia dijemput mobil warna putih dan dibawa ke hotel. Di mobil itu dia diberi permen hingga tak sadarkan diri,” beber Andy.

Kasus ini bermula ketika AT (15), siswi SMK di Solo melapor ke Polres Sukoharjo, pada Juli lalu. Dia hamil, mengaku disetubuhi Raja Solo tersebut.

Polisi dalam perkembangannya telah menetapkan seorang perempuan berinisial WT (34), sebagai tersangka kasus ini. Perannya, mengenalkan korban dengan pria yang diduga PBXIII itu.

WT mengenalkan AT dengan seseorang yang diduga PBXIII dengan alasan akan diberi pekerjaan. Ternyata malah disetubuhi di sebuah hotel dalam keadaan tidak sadar dan diberi uang Rp2 juta.
(san)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Maklumat Pencegahan...
Maklumat Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual
Aksi Teatrikal Setop...
Aksi Teatrikal Setop Pelecehan Seksual di Transportasi Umum
SMK Waskito Pamulang...
SMK Waskito Pamulang Beri Sanksi Tegas Terduga Pelaku Pelecehan Siswi
Prihatin Kasus Pelecehan...
Prihatin Kasus Pelecehan Seksual Marak, Coach Rheo: Pesona Seks Kalahkan Akal Sehat
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved