Debit Air Menyusut, Kanal Banjir Barat Dipenuhi Sampah

Selasa, 23 September 2014 - 02:14 WIB
Debit Air Menyusut,...
Debit Air Menyusut, Kanal Banjir Barat Dipenuhi Sampah
A A A
SEMARANG - Kemarau menyebabkan debit air di Kanal Banjir Barat (KBB) Semarang menyusut. Akibatnya, aliran sungai dipenuhi sampah-sampah yang mengendap di dasar sungai.

Pantauan KORAN SINDO di lapangan, sampah menumpuk di beberapa titik, terutama di dekat air terjun. Sampah-sampah yang didominasi sampah plastik itu membuat sungai menjadi kumuh.

Selain di dalam aliran sungai, sampah juga terlihat berserakan di sepanjang bantaran. Diduga, sampah-sampah tersebut dibuang oleh para pengunjung Kanal Banjir Barat.

Tari (26), salah satu pengunjung Kanal Banjir Barat menyayangkan kondisi tersebut. Apalagi, KBB saat ini telah menjadi salah satu ikon wisata air di Kota Semarang. "Harusnya pemkot membersihkan sampah-sampah itu," kata Tari, Senin (22/9/2014).

Tari menambahkan, sebenarnya KBB dapat menjadi salah satu wisata yang menarik jika dikelola dengan baik. Ia berharap Pemerintah Kota Semarang rajin membersihkan lokasi itu dan memperbanyak tempat pembuangan sampah di lokasi itu.

"Selain sampah yang saat ini sudah berserakan dibersihkan, pemkot harus menambah tempat sampah di lokasi ini. Sebab, saat ini tempat sampahnya kurang dan berjarak cukup jauh antara satu dengan yang lainnya," paparnya.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Semarang Ulfi Imran Basuki mengatakan, kebersihan Kanal Banjir Barat menjadi tanggung jawab dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Sementara untuk mengangkut sampah dari dasar sungai, itu juga bukan kewenangannya.

"Itu ada di instansi lain (PSDA dan BBWS), jadi bukan kami yang bertanggung jawab," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan, pihaknya sudah berupaya keras menjaga kebersihan di wilayah KBB. Selain bekerja sama dengan instansi lainnya, pihaknya juga telah bekerja sama dengan lurah, camat, dan masyarakat sekitar.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga KBB bersih dan nyaman. "Namun, karena kesadaran masyarakat masih kurang, sehingga banyak dari mereka yang membuang sampah sembarangan di lokasi itu," kata dia.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan kenyamanan di kawasan KBB. Sebab, lokasi tersebut merupakan salah satu dari ikon pariwisata Kota Semarang.
(zik)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved