Tim Penyusun Buku Madrasah Kemenag RI Harus Dievaluasi

Rabu, 17 September 2014 - 13:34 WIB
Tim Penyusun Buku Madrasah...
Tim Penyusun Buku Madrasah Kemenag RI Harus Dievaluasi
A A A
SURABAYA - Tim penyusun buku madrasah Kemenag RI harus dievaluasi. Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim menilai dievaluasi perlu dilakukan berkaca dari kejadian sebelumnya.

Menurut mereka, tim penyusun tidak jeli dalam menyusun buku yang akan disebar ke sejumlah Madrasah.

"Bagaimanapun, tingkat madrasah sangatlah penting untuk penanaman ideologi terhadap generasi. Jangan sampai disusupi oleh Ideologi-idiologi di luar keindinesiaan. Mengutip Pernyataan Ketua PBNU Said Aqil Siroj bahwa kita adalah Islam Indonesia bukan Islam yang ada di Indonesia," kata Wakil Ketua Pengurus Wilayah ISNU Jatim Ahmad Zainul Hamdi kepada Sindonews.com, Rabu (17/9/2014).

Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini mengatakan, buku Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk Madrasah Kelas VII ini dianggap bersumber dari ideologi yang bertentangan dengan Islam Indonesia.

Yakni kelompok-kelompok Prutanis yang merupakan garis nasab dari paham Wahabi.

Ideologinya adalah membersihkan ajaran Islam dari segala bentuk budaya-budaya yang telah diyaini oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Kelompok ini memandang Ziarah, Wiridan, Tahlilan dan lain-lain adalah menyimpang tidak bersumber dari ajaran Islam. Termasuk menganggap makam Wali adalah berhala.

Ia juga meminta kepada Pengurus Besar Nahdotul Ulama (PBNU) segara mengambil sikap terkait hal ini. Termasuk mendorong kepada Kemenag RI agar menarik buku tersebut kemudian direvisi sesuai dengan Ideologi dan keyakinan umat Islam Indonesia yang sangat menghargai kebudayaan lokal.

"Karena Islam sebenarnya adalah rahmatan lil alamin. Jelas ini adalah mendiskreditkan kelompok Islam di Indonesia," pungkas Dosen Ushuluddin ini.
(ilo)
Berita Terkait
Situs Porno di Buku...
Situs Porno di Buku Ajar SMA, Ini Hasil Penelusuran dan Verifikasi Kemendikbud
Buku Sekolah Muat Tautan...
Buku Sekolah Muat Tautan Situs Porno Gegerkan Ukraina, Picu Investigasi Kriminal
Ramai Soal Buku Sosiologi...
Ramai Soal Buku Sosiologi Catut Situs Porno, Ini Pengakuan Pemilik Kalangsunda
Buku Leadership Beyond...
Buku Leadership Beyond the Classroom Rekam Jejak Perjuangan Pendiri Sekolah Swasta Global Indonesia
Segera Blokir, Tautan...
Segera Blokir, Tautan Situs Porno di Buku Sosiologi SMA Masih Bisa Diakses
Situs Porno di Buku...
Situs Porno di Buku Sosiologi SMA, Kemendikbud Diminta Bertindak Cepat
Berita Terkini
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
11 menit yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
2 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
2 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
3 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
3 jam yang lalu
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved