Gubernur Riau Mengaku Punya Bukti WW Memeras

Jum'at, 12 September 2014 - 20:31 WIB
Gubernur Riau Mengaku...
Gubernur Riau Mengaku Punya Bukti WW Memeras
A A A
PEKANBARU - Gubenur Riau Annas Maamun mengaku mempunyai bukti bahwa WW (39), yang melaporkan kasus pelecehan seksual, memeras dirinya.

Bukti itu akan diberikan ke Mabes Polri setelah surat pengaduan Ketua DPD Partai Golkar Riau diproses.

"Pak Gubernur tentu mempunyai bukti-bukti terkait pengaduan pemerasan yang kita buat. Bukti nanti akan diberikan setelah penyidik memintanya," kata Eva Nora, pengacara Gubernur Riau Annas Maamun, Jumat (12/9/2014).

Bukti pemerasan, sebut Eva, berupa pesan singkat WW ke Gubernur Riau yang isinya meminta uang Rp4 miliar. Gubenur Riau nanti akan menjelaskan pemerasan itu ke Mabes Polri.

"Kita kan kemarin baru buat surat pengaduan saja. Setelah Gubernur Riau mendapat pemanggilan untuk buat LP (Laporan Polisi), maka bukti-bukti baru diberikan. Pak Gubernur sekaligus membuat laporan resminya," ujarnya.

Selain pengaduan pemerasan, Gubernur Riau juga menyiapkan bukti dan saksi kalau yang dituduhkan WW terkait pelecehan seksual tidak benar.

"Kita juga telah membuat pengaduan kalau yang dilaporkan WW adalah pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan," ujar Eva.

Annas Maamun dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh WW pada akhir Agustus lalu. WW mengaku dipaksa memegang kemaluan Ketua DPD I Partai Golkar itu saat berkunjung ke rumah pribadi Annas pada Agustus lalu.

Sebelumnya, WW mengaku siap menghadapi orang nomor satu di Riau itu. Hal itu dikatakannya menanggapi laporan balik Gubernur Riau ke polisi.

"Ini negara hukum, jadi setiap orang berhak untuk menggunakan haknya secara hukum termasuk AM (Anas Maamun)," kata WW dalam pesan singkatnya, Kamis (11/9/2014).

Namun, putri tokoh masyarakat di Riau yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual Annas meminta Gubernur Riau itu menyelesaikan dulu pelaporan kasus yang telah ia laporkan ke polisi.

"Namun jika AM (Annas Maamun) sudah menggunakan haknya maka dia mesti laksanakan kewajibannya terlebih dahulu untuk menjawab laporan yang sudah WW masukkan ke Mabes Polri," pintanya.
(zik)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Maklumat Pencegahan...
Maklumat Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual
Aksi Teatrikal Setop...
Aksi Teatrikal Setop Pelecehan Seksual di Transportasi Umum
SMK Waskito Pamulang...
SMK Waskito Pamulang Beri Sanksi Tegas Terduga Pelaku Pelecehan Siswi
Prihatin Kasus Pelecehan...
Prihatin Kasus Pelecehan Seksual Marak, Coach Rheo: Pesona Seks Kalahkan Akal Sehat
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved