Ada Warga Garut Belum Nikmati Listrik, Ini Komentar PLN

Senin, 08 September 2014 - 21:18 WIB
Ada Warga Garut Belum...
Ada Warga Garut Belum Nikmati Listrik, Ini Komentar PLN
A A A
GARUT - PLN Area Garut membenarkan hingga kini masih ada sebagian masyarakat yang belum menikmati fasilitas listrik. Humas PLN Area Garut Wahyudin mengatakan, belum tersentuhnya masyarakat oleh listrik dikarenakan faktor geografis Kabupaten Garut.

"Rata-rata masyarakat yang belum tersentuh listrik ini berlokasi di daerah terpencil," kata Wahyudin, Senin (8/9/2014).

Terpencilnya lokasi permukiman warga, membuat PLN kesulitan untuk memasang jaringan listrik. Terlebih, biaya pemasangan satu jaringan listrik ke lokasi yang sulit dijangkau memerlukan biaya tidak sedikit.

"Makanya, kami baru bisa memasang jaringan listrik dengan biaya dari pusat melalui APBN. Pemasangan pun dilakukan bertahap, harus ada pengajuan terlebih dahulu. Setelah itu, pengajuan diproses hingga terealisasi pada program tahun berikutnya," ujarnya.

Pada 2014 ini, PLN tengah membangun jaringan listrik di 13 kecamatan 23 desa. Semua daerah yang jaringannya sedang dibangun ini terletak dalam kawasan Garut selatan.

"Wilayah-wilayah yang sedang dibangun jaringannya ini masuk ke dalam Rayon Pameungpeuk dan Cikajang. Di Rayon Pameungpeuk, ada lima kecamatan yang di dalamnya memuat 11 desa. Sementara di Rayon Cikajang, ada tujuh kecamatan yang memuat 12 desa."

Sejumlah kecamatan yang masuk Rayon Pameungpeuk adalah Kecamatan Caringin, Cisewu, Cisompet, Talegong, dan Cibalong. Sedangkan kecamatan yang masuk Rayon Cikajang terdiri dari Kecamatan Pamulihan, Pakenjeng, Banjarwangi, Singajaya, Bojonggambir, Cikajang, dan Cisurupan.

"Desa Samudrajaya di Kecamatan Caringin memang masuk ke dalam program pembangunan listrik ini. Namun pemasangan listrik di kecamatan tersebut baru hanya untuk Kampung Ciasem dan Cieurik saja. Sementara untuk Kampung Bhayangkara belum. Masyarakat Kampung Bhayangkara bisa mendapat listrik asal mengajukan terlebih dahulu. Nanti pemasangan bisa dilakukan pada realisasi APBN di 2015 mendatang," paparnya.

Pada pemasangan jaringan tahun ini, PLN sedang membangun 23 gardu yang akan disebar ke 23 desa. Dipasang juga sebanyak 1.455 tiang beton, Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 19 KMS, dan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) 69 KMS. Biaya pemasangan didanai APBN 2014.

"Besarannya kami tidak tahu karena langsung dialokasikan oleh pusat. Kami hanya tenaga pelaksana di lapangan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Kampung Bhayangkara, Desa Samudrajaya, Kecamatan Caringin, belum tersentuh listrik. Sebagai sarana penerangan di malam hari, sebagian besar warga menggunakan lampu minyak.
(zik)
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved