ISIS Ancam Ledakkan Pengadilan Negeri Padang

Kamis, 04 September 2014 - 15:54 WIB
ISIS Ancam Ledakkan...
ISIS Ancam Ledakkan Pengadilan Negeri Padang
A A A
PADANG - Pengadilan Negeri Padang, Sumatera Barat, di Jalan Khatib Sulaiman, geger. Seorang pegawainya menerima SMS teror bom yang mengatasnamakan organisasi ISIS. Sontak, seluruh jalan persidangan dihentikan sementara.

Menurut Ketua Pengadilan Negeri Padang Retno Listowo, orang yang memberikan SMS kepada staffnya bernama Syofiadi. Pelaku mengirim SMS dua kali dan misscall.

“Dalam smsnya itu, pelaku mengancam akan meledakkan PN Padang dan semuanya, bom sudah dipasang,” katanya, kepada wartawan, Kamis (4/9/2014).

Pelaku teror itu juga meminta seluruh pegawai dan pengunjung pengadilan meninggalkan lokasi. Mendapat laporan itu, Retno langsung menghubungi Kapolres Padang.

“Saya langsung menghubungi Kapolres Padang, kemudian dilanjutkan ke Kapolda Sumbar, dan kapolda menginstruksikan pasukan Gegana untuk mensterilkan PN Padang,” tambahnya.

Teror tersebut muncul pada pukul 11.45 WIB, dengan bunyi:

DIPERINGATKAN KPD SELURUH KARYAWAN/TI PENGADILAN NEGERI PDG AGAR CEPAT MENGHINDAR DARI LOKASI PENGADILAN, KRN KM AKAN MELEDAKKAN BOM YG SDH DIPSG DIBEBERAPA TITIK!!! "ISIS ORGANIZATION"


Saat kejadian itu, sidang sedang berlangsung, akhirnya ketua langsung minta dihentikan sidang-sidang yang sedang berjalan.

“Pada hari ini tidak ada sidang yang menarik, ada beberapa kasus korupsi dari daerah, tapi itu tidak terlalu krusial. Sebelumnya juga sidang tidak ada ancaman seperti ini,” katanya.

Agar tidak kecolongan, ketua PN Padang langsung menghubungi polisi. Dari pantauan wartawan di lokasi, pintu gerbang ditutup untuk umum, puluhan polisi Gegana Polda Sumbar memeriksa seluruh ruang pengadilan dengan alat pendeteksi bom.

Ada sekitar tiga jam lebih aparat memeriksa seluruh ruang sidang. Ruang staf, bahkan ruang hakim di lantai dua, dan mobil-mobil yang parkir juga ikut diperiksa.

Beberapa pengawai pengadilan, termasuk karyawan berkumpul di ruang tunggu depan sidang utama. Meski sudah diperiksa, polisi tidak menemukan barang mencurigakan. Pada pukul 15.00 WIB, akhirnya polisi menghentikan pencarian.
(san)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
1 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
2 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
2 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
3 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
3 jam yang lalu
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
4 jam yang lalu
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved