Soal Reklamasi Teluk Benoa, Ini Komentar Jokowi

Sabtu, 30 Agustus 2014 - 11:32 WIB
Soal Reklamasi Teluk...
Soal Reklamasi Teluk Benoa, Ini Komentar Jokowi
A A A
DENPASAR - Penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa disuarakan relawan Bhinneka Tunggal Ika. Penolakan disampaikan kepada Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang hari ini berkunjung ke Denpasar, Bali.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengatakan, budaya, religi, serta didukung kelestarian lingkungan harus dinomorsatukan. Menurut Jokowi, investasi pariwisata juga diperlukan, tapi jangan sampai merusak dan mengganggu budaya serta religi.

Jokowi mengaku harus bertanya terlebih dahulu kepada bupati Badung, wali kota Denpasar, serta gubernur Bali. Karena, reklamasi menyangkut otonomi daerah.

"Saya belum tahu persisnya masalah ini, jangan sampai investasi mengganggu serta merusak budaya dan religi," ungkap Jokowi seraya disambut sorak gembira relawan Bhinneka Tunggal Ika di Denpasar, Bali, Sabtu (30/8/2014).

Lanjut mantan wali kota Solo itu, pemerintah pusat juga memiliki kewenangan tapi sedikit memaksa. Jokowi juga meminta maaf kepada masyarakat karena belum mengetahui secara detail persoalan reklamasi Teluk Benoa tersebut sehingga pihaknya belum tahu memutuskan apa yang akan dilakukan.

Namun, relawan terus menyuarakan penolakan reklamasi Teluk Benoa. Saat Jokowi hendak menuju mobilnya, teriakan "Tolak reklamasi" kembali menggema.

Seperti diketahui, saat ini muncul pro-kontra di berbagai elemen masyarakat di Pulau Dewata terkait reklamasi Teluk Benoa dan Peraturan Presiden 51 Tahun 2014 yang mengatur terkait perubahan terhadap peruntukan ruang sebagian kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang merupakan bagian dari Kawasan Teluk Benoa.

Perubahan tersebut pada pokoknya menyangkut perubahan sebagian status zona kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil di Kawasan Teluk Benoa, serta arahan umum pemanfaatan ruang kawasan tersebut.

Peraturan Presiden tersebut merupakan revisi terhadap Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).
(zik)
Berita Terkait
Disambangi Nelayan Muara...
Disambangi Nelayan Muara Angke, Anies Diminta Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Pembangunan Reklamasi...
Pembangunan Reklamasi Jakarta Dinilai Bisa Dongkrak Ekonomi
KKP Segel Proyek Reklamasi...
KKP Segel Proyek Reklamasi Ilegal di Kepulauan Riau
MIND ID Alokasikan Dana...
MIND ID Alokasikan Dana Jaminan Reklamasi Pascatambang Rp534,4 Miliar
Budidaya Lebah Trigona...
Budidaya Lebah Trigona di Lahan Pascatambang Semen Baturaja
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
7 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
8 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
9 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
9 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved