Rekayasa Lalin Dilakukan Selama Pengecoran Dinding MRT

Sabtu, 30 Agustus 2014 - 05:15 WIB
Rekayasa Lalin Dilakukan...
Rekayasa Lalin Dilakukan Selama Pengecoran Dinding MRT
A A A
JAKARTA - Untuk mengurangi kemacetan di sekitar proyek MRT, rekayasa lalu lintas (lalin) akan segera dilakukan. Rekayasa itu mulai dilakukan sejak bulan Juli 2014 hingga Maret 2015.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta M Nasyir mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengatur lalu lintas selama proses pekerjaan dinding stasiun bawah tanah atau D-Wall.

"Ada beberapa model manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) yang akan diterapkan di titik Bundaran HI. Model MRLL ini dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan akibat pekerjaan D-Wall yang berpindah dari sisi timur ke sisi barat," katanya di dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat 29 Agustus 2014 malam.

Nasyir menjelaskan, selama pekerjaan penggalihan dan pengecoran D-Wall berlangsung di titik Bundaran HI, Model MRLL terbagi menjadi empat periode.

Periode pertama dilakukan di sisi timur pada tanggal 24 Juli hingga 20 Oktober 2014. Terdapat lima lajur ke arah selatan (Kota-Sudirman) yang terdiri dari tiga lajur normal dan dua lajur contra flow dan satu lajur Busway (shared lane). Terdapat tiga lajur kearah utara (Sudirman-Kota) dan satu lajur Busway.

Periode kedua dilakukan di sisi barat pada tanggal 21 Oktober 2014 hingga 10 Januari 2015 terdapat lima lajur ke arah selatan (Kota-Sudirman) dan satu lajur Busway. Terdapat tiga lajur ke arah utara (Sudirman-Kota) dan satu lajur Busway contra flow.

Periode ketiga, penggalian dan pengecoran D-Wall untuk ventilasi di sisi barat pada tanggal 11 Januari hingga 10 Februari 2015. Terdapat lima lajur ke arah selatan (Kota-Sudirman) dan satu lajur Busway. Terdapat tiga lajur kearah utara (Sudirman-Kota) dan satu lajur Busway.

Periode keempat, penggalian dan pengecoran D-Wall untuk ventilasi di sisi timur pada tanggal 11 Februari hingga 15 Maret 2015. Terdapat lima lajur ke arah selatan (Kota-Sudirman) dengan dua lajur normal dan 3 lajur contra flow dan lajur Busway. Terdapat 3 lajur ke arah utara (Sudirman-Kota) dan satu lajur Busway.
(mhd)
Berita Terkait
Proyek MRT Fase 2A Tahun...
Proyek MRT Fase 2A Tahun Ini Ditargetkan Capai 23%
Begini Progres MRT Fase...
Begini Progres MRT Fase 2 pada Jalur Bundaran HI-Harmoni
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Didanai Korsel, DKI...
Didanai Korsel, DKI Bangun MRT Jakarta Fase IV Fatmawati-Kampung Rambutan
Skybridge MRT Lebak...
Skybridge MRT Lebak Bulus Ditargetkan Rampung November Ini
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
21 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
28 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
45 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved