Bocah Lima Tahun Ini Babak Belur Dianiaya Uak

Senin, 25 Agustus 2014 - 03:05 WIB
Bocah Lima Tahun Ini...
Bocah Lima Tahun Ini Babak Belur Dianiaya Uak
A A A
LABUHANBATU - NS (5) warga Jalan Padang Bulan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, menjadi korban penganiayaan oleh uaknya sendiri.

Bocah ini mengaku babak belur dipukul. Bahkan sadisnya, korban juga diikat pakai rantai hewan peliharaan.

Aksi kekerasan ini diketahui warga, Sabtu (23/08/2014) pagi lalu. Saat itu, NS yang babak belur dengan kaki terikat rantai tampak berjalan tertatih-tatih di sekitar rumahnya.

Bocah malang yang rupanya baru saja kabur dari rumah uaknya itu pun kemudian bertemu dengan Bani alias Ucok,35, seorang pengusaha bengkel sepeda motor di kawasan Padang Bulan.

"Aku penasaran, kok wajah anak itu babak belur sambil terikat rantai, makanya anak itu ku temui. Saat ku tanya, anak itu mengaku telah dipukuli uaknya (kakak ibu)," jelas Ucok kepada wartawan, Minggu (24/8/2014).

Mendengar pengakuan itu, Ucok yang mengaku kasihan kemudian memanggil sejumlah personil polisi yang kebetulan melintas dengan menggunakan mobil patroli di pinggir jalan itu.

Mendapat laporan Ucok, sejumlah personil polisi itu pun langsung membawa NS ke ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Labuhanbatu.

Di ruangan itu, Natasya yang ditanyai polisi juga mengakui jika dirinya memang telah dianiaya uaknya WT (29) yang tinggal serumah dengannya.

"Jadi memang saat kita tanyai, sang anak ini mengaku dipukuli dan dirantai uak nya, dan saat ditemui pelapor, anak ini baru saja melarikan diri," jelas Kanit UPPA Polres Labuhanbatu Ipda Tita H kepada wartawan di Mapolres Labuhanbatu.

Mendapat keterangan dari bocah malang itu, kata Tita, pihaknya pun langsung menangkap WT dikediamannya.

"WT telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini masih menjalani pemeriksaan," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved