Enggan Diautopsi, Polisi Belum Pastikan Kematian Bos DVD
Minggu, 24 Agustus 2014 - 10:45 WIB
Enggan Diautopsi, Polisi Belum Pastikan Kematian Bos DVD
A
A
A
JAKARTA - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Taman Sari, Jakarta Barat, belum bisa memastikan penyebab kematian Erianto (45), pengusaha kepingan VCD/DVD. Karena, pihak keluarga engan mengautopsi jenazah korban.
Kapolsek Taman Sari, AKBP Tri Suhartanto mengatakan, kendati demikian, pihaknya sudah sudah mengantongi identitas pelaku pemukulan yang terjadi di tempat hiburan malam yang ada di kawasan Taman Sari. Dari sejumlah keterangan saksi, antara korban dan pelaku yang menganiaya itu saling kenal.
"Pada tubuh korban tidak ada luka benda tajam, hanya ada luka di pelipis kepala yang diduga karena jatuh. Korban diketahui tewas saat dilarikan ke rumah sakit. Saat ini kasusnya masih kami selidiki," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/8/2014).
Sekadar diketahui, Erianto (45), pengusaha kepingan VCD/DVD dikawasan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, tewas usai berkunjung dari tempat hiburan malam di kawasan Taman Sari. Erianto yang diketahui warga Medan, Sumatera Utara, yang diduga tewas akibat dianiaya di tempat hiburan tersebut.
Penganiayaan itu terjadi pada Sabtu 23 Agustus 2014 dini hari lalu. Saat itu, Erianto tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit usai dirinya dianiaya oleh sekelompok orang di salah satu tempat hiburan malam kawasan Taman Sari. Namun sayang, nyawanya sudah tidak tertolong lagi.
Kapolsek Taman Sari, AKBP Tri Suhartanto mengatakan, kendati demikian, pihaknya sudah sudah mengantongi identitas pelaku pemukulan yang terjadi di tempat hiburan malam yang ada di kawasan Taman Sari. Dari sejumlah keterangan saksi, antara korban dan pelaku yang menganiaya itu saling kenal.
"Pada tubuh korban tidak ada luka benda tajam, hanya ada luka di pelipis kepala yang diduga karena jatuh. Korban diketahui tewas saat dilarikan ke rumah sakit. Saat ini kasusnya masih kami selidiki," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/8/2014).
Sekadar diketahui, Erianto (45), pengusaha kepingan VCD/DVD dikawasan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, tewas usai berkunjung dari tempat hiburan malam di kawasan Taman Sari. Erianto yang diketahui warga Medan, Sumatera Utara, yang diduga tewas akibat dianiaya di tempat hiburan tersebut.
Penganiayaan itu terjadi pada Sabtu 23 Agustus 2014 dini hari lalu. Saat itu, Erianto tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit usai dirinya dianiaya oleh sekelompok orang di salah satu tempat hiburan malam kawasan Taman Sari. Namun sayang, nyawanya sudah tidak tertolong lagi.
(mhd)