Kebakaran Hutan Riau Bisa Dicegah

Jum'at, 22 Agustus 2014 - 21:24 WIB
Kebakaran Hutan Riau...
Kebakaran Hutan Riau Bisa Dicegah
A A A
PEKANBARU - Setiap tahunnya, Provinsi Riau selalu mengalami kebakaran hutan dan lahan. Sudah 17 tahun warga menghirup asap akibat dari kebakaran itu. Lalu sampai kapan ini terus terjadi apakah ada solusinya?

Guru Besar Ekologi Hutan Universitas Kyoto, Jepang, Profesor Hisao Furukawa yang melakukan penelitian mengatakan bahwa di Riau pada umumnya adalah lahan gambut yang mudah terbakar jika musim kering. Dia mengatakan, ada solusi jika Riau maupun daerah lain ingin terbebas dari kebakaran hutan.

"Kunci dari pengelolaan gambut adalah tata air (water management) untuk mencegahnya mengalami kekeringan dan subsidensi. Jika pengontrolan airnya bagus, maka gambut tidak mudah kering dan tentu tidak mudah terbakar," kata Hisao di Riau, Jumat (22/8/2014).

Dia mengatakan sumber daya gambut bisa dimanfaatkan dengan mengunakan teknik yang tepat. "Pengalaman dan pemahaman pengelolaan gambut di Indonesia sangat memadai sehingga bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan," kata dia.

Furukawa dan koleganya Profesor Isamu Yamada ditemani pakar tanah dan gambut IPB Basuki Sumawinata sebelumnya melakukan studi banding pada areal Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), yang berada di lahan gambut di Pelalawan, Riau selama dua hari. Furukawa dan Yamada berpengalaman lebih dari 50 tahun dan telah mengunjungi hutan-hutan di seluruh dunia.

Deputy Director Sustainability RAPP Dian Novarina menyatakan, pihaknya kini bergerak lebih maju dalam pengaturan tata air dengan menggunakan teknologi pintu air otomatis. "Teknologi itu mengendalikan tinggi air secara real time, menggantikan pemantauan muka air yang dilakukan secara manual, dengan menerapkan pengendalian jarak jauh. Ini memastikan pengaturan muka air di kawasan HTI yang dikelola, dapat dilakukan secara lebih akurat," katanya.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi semua pihak dan pemangku kepentingan untuk perlindungan lahan gambut. "Pengelolaan lahan gambut dengan bijaksana menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa fungsi ekosistem dari lahan tersebut tetap terjaga dimasa mendatang," kata Dian.
(zik)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
1 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
1 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved