Sultan HB X Imbau Warga Yogya Tidak Terprovokasi

Kamis, 21 Agustus 2014 - 15:30 WIB
Sultan HB X Imbau Warga...
Sultan HB X Imbau Warga Yogya Tidak Terprovokasi
A A A
YOGYAKARTA - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sengketa Pilpres 2014 dibacakan hari ini. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap agar warga Yogyakarta tetap menjaga kondisi damai dan tidak terpancing adanya provokasi untuk memecah belah persatuan.

"Saya berharap masyarakat Yogya tidak perlu bereaksi," kata Sultan di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (21/8/2014).

Sultan mengimbau supaya semua pihak, baik dari kubu Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK di Yogyakarta untuk menerima putusan yang dibacakan oleh MK. Sebab, putusan itu sudah paling tinggi di negeri ini. "Keputusan MK tidak bisa banding, ya sudah, terima saja dengan legowo," pungkasnya.

Terpisah, Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti mengaku sudah mengerahkan kekuatan penuh untuk pengamanan wilayah DIY. Pihaknya berkoordinasi dengan TNI, khususnya Korem 072/Pamungkas Yogyakarta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi hal-hal di luar kendali.

Namun, kata dia, sejauh ini keamanan di DI Yogyakarta dinilai cukup kondusif. "Kita berharap tetap kondusif. Sampai siang ini tidak ada informasi mengenai pergerakan massa," katanya.

Anny mengaku sudah menerjunkan personel di objek-objek vital maupun tempat-tempat lain, seperti Gedung KPU, Bawaslu, hingga kantor-kantor pemerintahan. "Kita ikuti perintah pimpinan, siaga satu ini rencananya selama tiga hari mulai Rabu kemarin hingga Jumat besok," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
1 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
3 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
11 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
11 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved