Banyak Maling, Pemilik Sapi Terpaksa Tidur di Kandang

Senin, 11 Agustus 2014 - 13:34 WIB
Banyak Maling, Pemilik...
Banyak Maling, Pemilik Sapi Terpaksa Tidur di Kandang
A A A
BANGKALAN - Kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Bangkalan, cukup mengkhawatirkan. Akhir-akhir ini, sering terjadi pencurian sapi. Akibatnya, ada pemilik sapi yang terpaksa tidur di kandang.

Seringnya kasus pencurian sapi memang mebuat warga Bangkalan, terutama para pemilik sapi, tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, meski kerap dilaporkan ke polisi, kasus pencurian sapi tidak pernah berhasil diungkap. Warga bahkan pernah melakukan unjuk rasa ke polsek beberapa bulan lalu. Namun, langkah itu tetap tidak membuahkan hasil.

Agar hewan ternaknya tidak dicuri, warga harus melakukan ronda supaya sapinya tidak hilang. Tak jarang, ada pemilik sapi tidur di dalam kandang agar tidak dicuri. "Teror maling sapi di desa-desa semakin mencekam, terutama di Kecamatan Blega. Warga semakin tidak berdaya karena setiap malam tidak bisa tidur karena takut sapinya hilang," terang warga Desa Lombang Dajah, Rohmat, Senin (11/8/2014).

Menurutnya, kasus pencurian sapi terakhir menimpa Holilih. Dua ekor sapinya hilang digondol maling. Sebenarnya, ada tiga ekor yang dikeluarkan dari kandang. Namun, satu ekor dilepas di jalan.

"Kasus pencurian dari dulu tidak pernah terungkap. Aparat keamanan belum dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarat. Seakan ada pembiaran. Lantas masyarakat desa harus berbuat apa? Rasa aman di wilayah ini sangat mahal," kata Rohmat.

Rohmat menambahkan, pihaknya berharap aparat keamanan supaya bisa mengungkap kasus pencurian sapi. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Andi Purnomo menyatakan, kelompok-kelompok pencuri hewan sudah diidentifikasi. Pihaknya akan mengembangkan ke mana hewan ternak itu dijual. Sebab, ada jaringan penadah yang pasti terlibat.

"Kita sudah menjalin komunikasi dengan polsek, mana yang perlu mendapatkan bantuan ekstra dalam penanganan kasus curwan. Kami optimis bisa menyelesaikan maraknya kasus curwan ini," paparnya.

Ia menambahkan, ada beberapa hewan yang hilang sudah ditemukan dan dikembalikan kepada masyarakat. Kebanyakan hewan ternak yang hilang berupa sapi.
(zik)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved