Hari Ini, Naik Transjakarta Pakai E-Ticketing
Senin, 11 Agustus 2014 - 11:44 WIB
Hari Ini, Naik Transjakarta Pakai E-Ticketing
A
A
A
JAKARTA - Hari ini, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai menerapkan sistem e-ticketing disepanjang koridor 1 (Blok M-Harmoni) dan 11 halte utama yang ada di Jakarta.
Mau tidak mau masyarakat harus menggunakan e-ticket, karena tiket kertas sudah tidak digunakan lagi.
"Mulai hari ini kita terapkan, kerja sama dengan enam bank (Mandiri, BCA, Mega, BNI, BRI, Bank DKI) di halte sepanjang koridor 1 dan 11 halte utama lainnya," ujar Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih saat meresmikan full e-ticketing di Halte Karet, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
Kosasih menjelaskan, pengguna angkutan massal ini bisa membeli e-ticket ke enam bank yang sudah bekerja sama dengan pihaknya hingga 17 Agustus 2014 mendatang.
"11-17 Agustus 2014 warga bisa beli dengan harga Rp20.000 untuk nominal di dalam kartu, dan seterusnya membeli Rp40.000 untuk harga kartu dan nominal Rp20.000," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala UP Transjakarta Pargaulan Butar Butar juga menambahkan, nantinya penerapan ini akan serentak berjalan semuanya akhir tahun disemua halte yang ada disetiap koridor Transjakarta yang ada.
"Akhir tahun bisa siap, dan awal tahun 2015 kita terapkan semuanya tanpa menggunakan tiket kertas lagi," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Sindonews di Halte Karet, masyarakat tidak mempermasalahkan pengalihan tiket kerta ke e-ticket. Bagi mereka tidak ada kenaikan harga untuk naik bus angkutan massal itu.
"Iya baru beli tiket sekarang, biasanya sih yang kertas, enggak apa-apa sih yang penting nominalnya sama," ujar Nilam, salah seorang pengguna Bus Transjakarta.
Sama halnya dengan Oma Lim, perempuan paruh baya ini mau tak mau juga membeli JakCard untuk mengantarkan dia ke Glodok.
"Daripada balik capek lagi naik tangga mending beli ini deh, biasanya mah pakai kertas jadi sekali (naik) Rp3.500," tukasnya.
Mau tidak mau masyarakat harus menggunakan e-ticket, karena tiket kertas sudah tidak digunakan lagi.
"Mulai hari ini kita terapkan, kerja sama dengan enam bank (Mandiri, BCA, Mega, BNI, BRI, Bank DKI) di halte sepanjang koridor 1 dan 11 halte utama lainnya," ujar Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih saat meresmikan full e-ticketing di Halte Karet, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
Kosasih menjelaskan, pengguna angkutan massal ini bisa membeli e-ticket ke enam bank yang sudah bekerja sama dengan pihaknya hingga 17 Agustus 2014 mendatang.
"11-17 Agustus 2014 warga bisa beli dengan harga Rp20.000 untuk nominal di dalam kartu, dan seterusnya membeli Rp40.000 untuk harga kartu dan nominal Rp20.000," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala UP Transjakarta Pargaulan Butar Butar juga menambahkan, nantinya penerapan ini akan serentak berjalan semuanya akhir tahun disemua halte yang ada disetiap koridor Transjakarta yang ada.
"Akhir tahun bisa siap, dan awal tahun 2015 kita terapkan semuanya tanpa menggunakan tiket kertas lagi," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Sindonews di Halte Karet, masyarakat tidak mempermasalahkan pengalihan tiket kerta ke e-ticket. Bagi mereka tidak ada kenaikan harga untuk naik bus angkutan massal itu.
"Iya baru beli tiket sekarang, biasanya sih yang kertas, enggak apa-apa sih yang penting nominalnya sama," ujar Nilam, salah seorang pengguna Bus Transjakarta.
Sama halnya dengan Oma Lim, perempuan paruh baya ini mau tak mau juga membeli JakCard untuk mengantarkan dia ke Glodok.
"Daripada balik capek lagi naik tangga mending beli ini deh, biasanya mah pakai kertas jadi sekali (naik) Rp3.500," tukasnya.
(mhd)