Ini Kata Warga Bekasi Soal Rencana Pembangunan Dua Stasiun Baru
Sabtu, 09 Agustus 2014 - 13:19 WIB
Ini Kata Warga Bekasi Soal Rencana Pembangunan Dua Stasiun Baru
A
A
A
JAKARTA - Rencana PT KAI membangun dua stasiun baru di Bekasi, mendapat respons positif dari masyarakat.
Sejumlah warga yang ditemui pun berharap, realisasi pembangunan dua stasiun yakni Bulak Kapal di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dan Telaga Asih di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dapat terwujud dalam sesegera mungkin.
"Kalau dua stasiun ini benar-benar terwujud pembangunannya, tentu secara pribadi membuat saya lebih menghemat waktu dan biaya," ungkap Natalia (32) warga Perumnas 3, Kota Bekasi. Menurut dia, saat ini stasiun terdekat dari rumahnya ialah Stasiun Bekasi yang berjarak sekitar 10 km.
Setiap hari ibu satu anak ini menggunakan jasa Commuter Line untuk menuju tempat kerjanya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat."Sekarang ini saya harus bawa motor dulu dari rumah, dan diparkir di stasiun Bekasi. Kalau stasiun Bulak Kapal ada ya, cukup diantar suami dan enggak perlu lagi bawa-bawa motor," ujarnya saat ditemui Sindonews, Sabtu (9/8/2013).
Hal senada juga dikatakan Supriyanto (45), bila stasiun Bulak Kapal sudah beroperasi sangat menghemat waktu perjalanannya."Kalau ke stasiun Bekasi itu kan harus naik angkot dulu, perjalanan selama 50 menit. Bila benar-benar ada stasiun Bulak Kapal, waktu temph dari rumah hanya 20 menit," ucap lelaki warga Puri Cendana, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini.
Sejumlah warga yang ditemui pun berharap, realisasi pembangunan dua stasiun yakni Bulak Kapal di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dan Telaga Asih di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dapat terwujud dalam sesegera mungkin.
"Kalau dua stasiun ini benar-benar terwujud pembangunannya, tentu secara pribadi membuat saya lebih menghemat waktu dan biaya," ungkap Natalia (32) warga Perumnas 3, Kota Bekasi. Menurut dia, saat ini stasiun terdekat dari rumahnya ialah Stasiun Bekasi yang berjarak sekitar 10 km.
Setiap hari ibu satu anak ini menggunakan jasa Commuter Line untuk menuju tempat kerjanya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat."Sekarang ini saya harus bawa motor dulu dari rumah, dan diparkir di stasiun Bekasi. Kalau stasiun Bulak Kapal ada ya, cukup diantar suami dan enggak perlu lagi bawa-bawa motor," ujarnya saat ditemui Sindonews, Sabtu (9/8/2013).
Hal senada juga dikatakan Supriyanto (45), bila stasiun Bulak Kapal sudah beroperasi sangat menghemat waktu perjalanannya."Kalau ke stasiun Bekasi itu kan harus naik angkot dulu, perjalanan selama 50 menit. Bila benar-benar ada stasiun Bulak Kapal, waktu temph dari rumah hanya 20 menit," ucap lelaki warga Puri Cendana, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini.
(whb)