Hapus Retribusi, Pendatang Masuk Depok Gratis

Jum'at, 08 Agustus 2014 - 10:17 WIB
Hapus Retribusi, Pendatang...
Hapus Retribusi, Pendatang Masuk Depok Gratis
A A A
DEPOK - Beberapa tahun lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pernah memberlakukan retribusi bagi pendatang baru untuk membuat KTP Depok dengan biaya Rp100.000 per orang. Namun, tahun ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok sudah menghapus kebijakan tersebut.

Kepala Disdukcapil Kota Depok Mulyamto mengatakan untuk pindah ke Depok saat ini tidak dikenakan retribusi, lain halnya dengan beberapa waktu lalu yang dikenakan denda setiap jiwa Rp100.000.

"Sekarang pindah ke Depok gratis tidak ada retribusi, itu telah diatur dalam Perda dan Perwa. Namun itu tadi, boleh pindah ke Depok asalkan memiliki keterampilan dan pekerjaan," tegasnya di Balai Kota Depok, Jumat (8/8/2014).

Mulyamto menegaskan, untuk mengantisipasi tingkat Kamtibmas, pihaknya akan segera melakukan operasi yustisi. Operasi kependudukan tersebut akan dilakukan dalam waktu satu bulan ini.

"Depok ini kan rawan, pernah ada bom dan lainnya, terlebih saat ini tengah marah pemberitaan ISIS (ISlamic State of Iraq and Sham), pasti yang ditanyakan Disdukcapil. Meskipun kami belum menemukan tapi kami harus mewaspadainya, itu ranahnya polisi," paparnya.

Ia menambahkan, operasi yustisi akan digelarnya pada pertengahan minggu ini dan di akhir bulan. Untuk itu, pihaknya telah melakukan rapat dan berkoordinasi dengan jajarannya untuk melaksanakan itu.

"Nantinya kami akan berkoordinasi dengan Pol PP dan kecamatan, namun kami belum pastikan waktunya kapan, yang jelas antara pertengahan dan akhir bulan ini," paparnya.

Mulyamto mengatakan, Pemkot Depok tidak melarang warga luar daerah untuk datang ke Depok. Akan tetapi, warga yang melakukan perpindahan itu harus memiliki bekal keterampilan.

"Yang pindah ke Depok harus memiliki keterampilan dan memiliki pekerjaan tetap. Jangan sampai pindah ke Depok malah berkeliaran di jalan, apalagi sampai menempati lahan kosong nantinya memusingkan pemda dan masyarakat," terangnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
49 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved