Ini Alasan DKI Ngotot Bangun Sirkuit
Jum'at, 08 Agustus 2014 - 03:13 WIB
Ini Alasan DKI Ngotot Bangun Sirkuit
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta nampaknya sudah bulat untuk tetap membangun sirkuit motor di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Rencananya, pembangunan sirkuit tersebut akan dilakukan PT Jakpro.
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan, pembangunan sirkuit pertama ini adalah untuk menyalurkan hobi keterampilan para remaja masa kini.
"Jadi gini anak-anak, remaja yang hobi keterampilan berkendaraan motor, terus menggunakan jalan raya karena enggak punya lahan, nah pemerintah menyiapkan lahan. Treknya di sirkuit ini," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Kamis (7/8/2014).
Menurut Ratiyono ini adalah penyaluran bakat yang akan dibimbing oleh ahli supaya tidak celaka. Hal ini juga akan ditambah dengan tes drive motor kendaraan.
"Niatnya kami, kota-kota besar juga punya sirkuit motor seperti ini, dahulu memang kita punya di Ancol namun kan dipindah tuh ke Sentul, Jawa Barat, nah sekarang di kotanya," tukasnya.
Ratiyono menambahkan meski dipindahkan menjadi satu tempat namun tetap saja sirkuit ini harus diarahkan.
"Jadi tetap ada arahannya di sirkuit. Jadi harus punya kriteria yang bisa gunakan sirkuit ini bukan anak kecil misalkan, anak kecil ya main gokart aja misalnya, yang bisa balapan ya yang sudah punya sim," tukasnya.
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan, pembangunan sirkuit pertama ini adalah untuk menyalurkan hobi keterampilan para remaja masa kini.
"Jadi gini anak-anak, remaja yang hobi keterampilan berkendaraan motor, terus menggunakan jalan raya karena enggak punya lahan, nah pemerintah menyiapkan lahan. Treknya di sirkuit ini," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Kamis (7/8/2014).
Menurut Ratiyono ini adalah penyaluran bakat yang akan dibimbing oleh ahli supaya tidak celaka. Hal ini juga akan ditambah dengan tes drive motor kendaraan.
"Niatnya kami, kota-kota besar juga punya sirkuit motor seperti ini, dahulu memang kita punya di Ancol namun kan dipindah tuh ke Sentul, Jawa Barat, nah sekarang di kotanya," tukasnya.
Ratiyono menambahkan meski dipindahkan menjadi satu tempat namun tetap saja sirkuit ini harus diarahkan.
"Jadi tetap ada arahannya di sirkuit. Jadi harus punya kriteria yang bisa gunakan sirkuit ini bukan anak kecil misalkan, anak kecil ya main gokart aja misalnya, yang bisa balapan ya yang sudah punya sim," tukasnya.
(ysw)